SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kolaborasi perguruan tinggi Islam menjadi fokus utama dalam agenda silaturahmi Menteri Agama RI di Universitas Islam Malang (UNISMA), Jumat (17/4/2026), yang dihadiri Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Rektorat UNISMA ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar kampus Islam, sekaligus merespons tantangan pendidikan tinggi di era yang semakin kompetitif.
Kolaborasi Perguruan Tinggi Islam Jadi Kebutuhan
Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa kolaborasi kini bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak dalam membangun kekuatan bersama di sektor pendidikan tinggi Islam.
“Perguruan tinggi harus saling menguatkan. UIN Malang silakan membuka link kolaborasi seluas-luasnya, khususnya dalam bidang kedokteran. Apa yang sudah dimiliki dan dikembangkan bisa dibagikan, sehingga kampus lain dapat ikut tumbuh dan berkembang bersama,” pesannya.
Ia menyoroti capaian Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang yang telah meraih akreditasi unggul sebagai modal penting untuk memperluas kerja sama.
Menurutnya, standar mutu dan pengalaman pengembangan institusi tersebut dapat menjadi referensi bagi perguruan tinggi lain dalam meningkatkan kualitas akademik dan kelembagaan.
UIN Malang Siap Buka Kolaborasi
Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, menyatakan kesiapan institusinya untuk menjalin kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan.
“UIN Malang siap berkolaborasi. Apa yang menjadi kebutuhan, silakan disampaikan. Kami terbuka untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik, khususnya dalam pengembangan fakultas kedokteran maupun bidang strategis lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus memperluas dampak keilmuan bagi masyarakat.
Selain itu, forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan dan pengalaman antar pimpinan perguruan tinggi, yang diharapkan mampu melahirkan langkah konkret dalam pengembangan institusi.























