Berita  

Mobil Program MBG Tabrak Rumah Warga, Polisi Soroti Faktor Kelayakan Kendaraan

Sorotan Kelayakan Kendaraan Angkut Program Sosial

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan pengangkut program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Donomulyo memunculkan perhatian pada aspek kelayakan armada operasional. Polisi menilai, faktor teknis kendaraan menjadi dugaan utama dalam peristiwa tersebut.

Kendaraan yang terlibat berupa Mitsubishi L300 pick up box bernomor polisi N-8626-CI milik yayasan MBG Desa Tlogosari. Mobil itu dikemudikan Aldi Saputro, didampingi Dedi Setyaan saat melintas di Jalan Raya Donomulyo.

Diduga Bermasalah di Bagian Kaki-Kaki

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengungkapkan kendaraan sempat kehilangan kendali setelah sebelumnya mengisi bahan bakar di SPBU setempat.

“Sesampainya di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng diduga akibat gangguan pada roda belakang,” ujar Bambang.

Kondisi tersebut membuat sopir kesulitan mengontrol laju kendaraan. Upaya menghindari risiko lebih besar dilakukan dengan membanting setir ke kiri.

Tiga Rumah Warga Terdampak

Alih-alih berhenti aman, kendaraan justru menabrak tiga rumah warga di tepi jalan. Dampak tabrakan menyebabkan kerusakan pada bangunan, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelas Bambang.

Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp18 juta.

Hasil Olah TKP Perkuat Dugaan Teknis

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan indikasi masalah pada komponen kendaraan.

“Dugaan sementara disebabkan sporing balancing yang tidak tepat serta adanya kerusakan pada bagian kaki-kaki kendaraan,” ungkapnya.

Temuan ini memperkuat pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan, terutama yang digunakan untuk operasional program publik.

Yayasan Siap Tanggung Jawab

Pasca kejadian, pengemudi segera menghubungi pihak yayasan. Ketua yayasan MBG Desa Tlogosari, Kristina, datang ke lokasi dan menyatakan kesiapan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap masyarakat terdampak.

Polisi Ingatkan Standar Keselamatan

Polres Malang menegaskan pentingnya memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah insiden serupa.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan,” tutup Bambang.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan program sosial juga bergantung pada aspek keselamatan operasional di lapangan.

Exit mobile version