Kelompok 16 FISIP UB Bakti Desa Arcapada 2026 Semarakkan Gerakan Subuh Keliling di Desa Poncokusumo

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Kelompok 16 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Bakti Desa atau FBD Arcapada 2026 turut menyemarakkan gerakan Salat Subuh keliling atau Suling secara berjemaah di Masjid Jami’ Baiturrahim, Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kegiatan Suling di Masjid Jami’ Baiturrahim Poncokusumo ini tampak spesial bagi Kelompok 16 FBD Arcapada 2026 yang di bawah bimbingan Didid Haryadi, S.Sos.,M.A. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pasalnya, selain bisa menunaikan ibadah Salat Subuh secara berjemaah, para mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 16 FBD Arcapada 2026 bisa bertemu langsung dengan Bupati Malang HM. Sanusi dan Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, beserta Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar.

Koordinator Kelompok 16 FBD Arcapada 2026 Arya Brama Akbar menyampaikan, bahwa gerakan Salat Subuh keliling secara berjemaah merupakan salah satu program kerja dari Bupati Malang HM. Sanusi dan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib yang patut diapresiasi.

Pasalnya, Suling secara berjemaah ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selain itu, kegiatan Suling secara berjemaah yang juga dirangkai dengan forum dialog serta pemberian pelayanan kesehatan gratis, administrasi kependudikan, pasar murah, perizinan usaha, serta pemberian bantuan sosial merupakan salah satu wujud nyata sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Pemerintah Desa Poncokusumo, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta elemen masyarakat umum lainnya.

Arya mengaku, kegiatan Suling secara berjemaah ini dapat menjadi momentum bagi para mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi dari masyarakat serta mendorong Pemkab Malang untuk dapat menyusun sebuah kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat. Terlebih lagi, para pimpinan daerah hadir langsung untuk mengikuti kegiatan Suling secara berjemaah.

“Kelompok FBD 16 berkomitmen penuh untuk terus menjadi jembatan strategis yang menghubungkan kepakaran akademis kampus, kebijakan pemerintah daerah dan kebutuhan masyarakat Poncokusumo,” ungkap Arya kepada Suaramalang.com, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga:  Perkuat Quality Control, Doktor ITS Kembangkan Surface Defect Detection

Pihaknya berharap, agar gerakan Suling secara berjemaah ini dapat menjadi salah satu bentuk kesadaran bersama, bahwa sinergi antara Pemkab Malang, Pemerintah Desa Poncokusumo, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa serta elemen masyarakat umum lainnya tidak boleh berhenti dalam kegiatan-kegiatan seremonial belaka.

“Tetapi terus berlanjut menjadi langkah nyata dalam mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi warga dari akar rumput, serta mendorong kemajuan dan pemberdayaan masyarakat Poncokusumo secara berkelanjutan,” kata Arya.

Sementara itu, ketika ditemui para mahasiswa, Bupati Malang HM. Sanusi mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan oleh Kelompok 16 FBD Arcapada 2026 khususnya bagi masyarakat di Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu pun menjelaskan, bahwa program kerja Suling secara berjemaah itu merupakan implementasi visi pembangunan Kabupaten Malang yang mengusung konsep Makmur (Maju, Agamis, Kreatif, Mandiri, Unggul dan Responsif).

Menurutnya, aspek agamis tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat. “Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahuwata’ala, sehingga Kabupaten Malang memperoleh keberkahan dan dijauhkan dari berbagai musibah,” ujar Sanusi.

Pihaknya menyebt, bahwa program kerja Suling secara berjemaah itu juga menjadi ruang yang menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang pendidikan, profesi, maupun organisasinya. Hal itu merupakan salah satu wujud harmoni yang tercipta di Kabupaten Malang.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi juga mengapresiasi kontribusi serta dedikasi Kelompok 16 FBD Arcapada 2026 yang telah menuangkan pemikiran serta tenaganya untuk kemajuan masyarakat Desa Poncokusumo.

Anggota DPRD Kabupaten Malang dari daerah pemilihan 7 yang meliputi Poncokusumo, Jabung, Tumpang, Tajinan dan Wajak itu juga mengapresiasi program kerja Suling secara berjemaah yang telah berjalan hingga tahun kelima.

Baca Juga:  UTBK SNBT 2026 di Universitas Negeri Malang Berjalan Lancar dengan 19.640 Peserta

Ia menilai, program kerja Suling secara berjemaah itu memiliki dampak positif, karena mampu membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat hingga tingkat desa. Menurutnya, komunikasi menjadi faktor utama yang membuat program ini terus berjalan secara berkelanjutan.

“Melalui komunikasi yang baik dan adanya
kesamaan visi antara pemerintah dengan masyarakat, kegiatan Subuh Keliling dapat terus berjalan. Program ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pembangunan secara langsung kepada masyarakat,” jelas Darmadi.

Selain itu, menurut Darmadi, kehadiran berbagai layanan untuk masyarakat seperti pemeriksaan kesehatan gratis, administrasi kependudukan, pasar murah, perizinan usaha, hingga pemberian bantuan sosial melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang merupakan kemudahan serta kecepatan akses yang dalat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia juga menyebut, bahwa Desa Poncokusumo memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan desa sekaligus menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Malang.

“Poncokusumo memiliki sumber daya manusia yang luar biasa. Dengan potensi yang dimiliki,
saya optimistis desa ini mampu menjadi salah satu motor penggerak pembangunan di
Kabupaten Malang,” pungkas Darmadi.

Iklan
Iklan