Pemerintah Kabupaten Malang-Ucapan Idul Fitri

UM Lantik 27 Dosen Tetap, Dorong Percepatan Doktoral dan Publikasi Ilmiah 2026

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Negeri Malang (UM) resmi melantik 27 dosen tetap pada Kamis (16/4/2026) di Graha Rektorat, sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia melalui percepatan studi doktoral dan peningkatan publikasi ilmiah.

Pengambilan sumpah janji tersebut menandai pengangkatan resmi dosen setara Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus mempertegas arah kebijakan kampus dalam meningkatkan daya saing akademik di tingkat nasional dan global.

Iklan

Pelantikan Dosen Tetap UM Perkuat SDM Akademik

Sebanyak 27 dosen yang dilantik berasal dari berbagai fakultas, dengan komposisi terbesar dari Fakultas Teknik sebanyak 11 orang, disusul Fakultas Ilmu Pendidikan lima orang, serta fakultas lainnya dengan jumlah bervariasi.

Pengangkatan ini dilakukan setelah para dosen melalui tahapan seleksi ketat dan masa percobaan sesuai regulasi yang berlaku.

Rektor UM menegaskan bahwa status dosen tetap bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah profesional yang menuntut kinerja dan integritas tinggi.

Ia juga menyoroti skema remunerasi berbasis kinerja yang diterapkan kampus, di mana dosen dengan capaian lebih tinggi akan memperoleh tambahan penghasilan yang lebih baik.

Percepatan Doktoral dan Publikasi Ilmiah Jadi Prioritas

UM menargetkan peningkatan jumlah dosen bergelar doktor hingga melampaui 50 persen sebagai langkah strategis mengejar standar Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang telah mencapai 70–80 persen.

Untuk mendukung target tersebut, universitas menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari kemudahan izin studi, penyediaan dosen pengganti, hingga akses beasiswa dan pelatihan bahasa asing.

“Dosen dengan prestasi tinggi akan memperoleh remunerasi yang lebih baik,” tegas Rektor UM.

Di sisi lain, dosen Fakultas Ilmu Pendidikan, Kinanti Pangestu, memaknai sumpah janji sebagai komitmen jangka panjang dalam profesi pendidik.

“Makna pribadi lebih seperti mengikatkan diri, mengikrarkan diri, karena ini juga sebuah pilihan hidup. Jadi harus komitmen,” ujarnya.

Komitmen tersebut juga tercermin dalam dorongan peningkatan publikasi ilmiah, yang menjadi bagian penting dari Tridharma Perguruan Tinggi.

Setiap dosen didorong aktif menghasilkan karya ilmiah secara berkala guna memperkuat reputasi akademik institusi.

Langkah ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor pendidikan berkualitas dan inovasi.

Iklan
Iklan
Iklan