Razman Nasution Minta Jusuf Kalla Maafkan Ade Armando hingga Abu Janda

Iklan

SUARAMALANG.COM, JakartaRazman Nasution meminta Jusuf Kalla memaafkan Ade Armando, Grace Natalie, dan Permadi Arya terkait polemik video ceramah JK. Pernyataan itu disampaikan dalam program Rakyat Bersuara yang tayang di iNews, Selasa (12/5/2026).

Pernyataan Razman muncul setelah Aliansi Ormas Islam melaporkan sejumlah tokoh tersebut ke Bareskrim Polri. Laporan itu berkaitan dengan dugaan framing terhadap potongan video ceramah Jusuf Kalla di UGM.

Iklan

Razman Nasution Singgung Peran JK dalam Perdamaian

Dalam diskusi tersebut, Razman Nasution menyinggung rekam jejak Jusuf Kalla dalam menyelesaikan konflik nasional. Menurutnya, JK memiliki pengalaman besar dalam mendamaikan konflik di Aceh, Ambon, dan Poso.

Karena itu, Razman berharap Jusuf Kalla membuka ruang maaf terhadap pihak yang kini dilaporkan ke kepolisian. Selain itu, ia menilai sikap memaafkan memiliki nilai penting dalam ajaran Islam.

“Malam hari ini, saya mohon Pak JK, Bapak maafkanlah Ade Armando, Grace Natalie, bahkan Abu Janda,” ujar Razman Nasution.

Razman Kutip Ayat Al-Qur’an

Razman juga mengutip Surah An-Nur ayat 22 saat menyampaikan pandangannya. Ia menilai memaafkan lebih mulia dibanding memperpanjang konflik di ruang publik.

Selain itu, Razman menyebut Islam mengajarkan pentingnya membuka pintu maaf dalam menghadapi perbedaan pendapat. Karena itu, ia berharap polemik tersebut tidak terus berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Aliansi Ormas Islam Laporkan Ade Armando Cs

Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam yang mengatasnamakan 40 organisasi melaporkan Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut berkaitan dengan komentar dan unggahan mengenai potongan video ceramah Jusuf Kalla di UGM.

Pelapor menilai para terlapor memengaruhi opini publik terhadap ceramah JK. Selain itu, pelapor juga menuding adanya framing dalam pembahasan video tersebut di media sosial.

Ade Armando Bantah Tuduhan

Menanggapi laporan itu, Ade Armando menegaskan dirinya tidak melakukan pelanggaran hukum. Ia juga membantah tuduhan mengadu domba atau memprovokasi masyarakat.

“Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, menghasut siapa pun,” kata Ade Armando.

Ade mengaku tetap yakin terhadap sikap dan pernyataannya. Selain itu, ia menilai laporan tersebut tidak mengubah keyakinannya bahwa dirinya tidak bersalah.

Grace Natalie Yakin Tidak Langgar Hukum

Sementara itu, Grace Natalie menyatakan unggahan di media sosial merupakan pendapat pribadi sebagai warga negara. Menurutnya, komentar terkait video Jusuf Kalla tidak melanggar hukum.

Grace juga menegaskan persoalan tersebut tidak berkaitan dengan Partai Solidaritas Indonesia. Ia menyebut pernyataannya berada dalam batas wajar sebagai bagian dari diskusi publik.

Polemik mengenai video ceramah Jusuf Kalla masih terus menjadi perhatian publik. Namun, sejumlah pihak berharap perbedaan pandangan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog dan jalur hukum yang berlaku

Iklan
Iklan
Iklan