SUARAMALANG.COM, Kota Malang— Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan dukungan positif terhadap pendirian Akademi Buah Nusantara (ABN) di Wonosalam, Jombang. Dalam pertemuan bersama tim pendiri dan pengurus Yayasan ABN, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa Jawa Timur siap menjadi “tuan rumah” bagi pengembangan akademi vokasi buah pertama di Indonesia tersebut.
“Jawa Timur menjadi tuan rumah, tentu kami ingin ikut mendukung agar inisiatif ini bisa berjalan dan berkembang dengan baik,” ujar Emil Dardak, Selasa Sore 26/05 di rumah Dinas Wagub, saat dialog dengan ABN
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Yusron Aminulloh Ketua Dewan pembina bersama pengurus Yayasan Akademi Buah Nusantara (ABN), H Priyo Effendi, penasehat, Muhammad As’ad, Ph.D, Ketua Yayasan dan tim.
Wagub Emil menilai ABN memiliki potensi besar untuk menjadi terobosan baru dalam pengembangan sumber daya manusia sektor hortikultura dan buah tropis Indonesia.
Menurutnya, keberadaan ABN dapat membantu membangun kesadaran baru bahwa sektor buah memiliki masa depan ekonomi yang sangat strategis.
“Saya yakin pendirian ABN ini bisa menjadi pendobrak agar masyarakat mulai melihat buah sebagai sektor yang punya masa depan besar,” ungkap Emil.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem pendidikan vokasi yang sudah ada, termasuk SMK pertanian dan hortikultura di berbagai daerah di Jawa Timur.
Emil menyampaikan bahwa ABN dapat dihubungkan dengan jaringan pendidikan vokasi agar nantinya terbentuk jalur pendidikan yang berkelanjutan dari tingkat SMK hingga pendidikan tinggi berbasis buah dan hortikultura.
“Nanti bisa dipetakan diferensiasinya dengan pendidikan vokasi yang sudah ada, sehingga ada kesinambungan dan bahkan bisa menjadi jalur calon mahasiswa ABN,” jelasnya.
Dalam pembahasan, Yusron Aminulloh, pendiri ABN, menyebut peluang dukungan pendidikan bagi putra-putri daerah melalui berbagai skema kolaboratif yang dapat dikembangkan bersama pemerintah daerah dan mitra terkait.
” Akademi Buah Nusantara direncanakan menjadi pusat pendidikan, riset, dan pengembangan buah-buahan Nusantara berbasis vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan pengembangan pertanian tropis Indonesia,” tambah Yusron.
Muhammad As’ad, Ph.D, Ketua Yayasan
ABN menyampaikan latar belakang pendirian Akademi Buah Nusantara sebagai kampus vokasi buah pertama di Indonesia, berangkat dari besarnya potensi buah tropis Indonesia yang belum optimal dibanding negara lain seperti Thailand dan Vietnam.
” Kebutuhan besar tenaga terampil di sektor buah dan hortikultura, terutama di level tenaga madya yang siap terjun langsung di lapangan, ” tambah As’ad.
Jatim Tuan Rumah
“Saya ucapkan selamat untuk pendirian Akademi Buah Nusantara dan juga berbahagia bahwa kami menjadi saksi dari lahirnya sebuah inisiatif yang memang mungkin sangat relevan tapi belum ada yang melaksanakan ya — terkait buah, spesifik buah itu.” Wagub Emil Dardak
“Saya yakin pendirian ABN ini akan jadi sebuah pendobrak ya, untuk orang mulai sadar bahwa buah itu bisa jadi tumpuan.
Dari sisi SDM masih perlu banyak yang — nah, memang pendekatannya harus betul-betul praktikal ya, siap terjun.” tegas Emil menambahkan
Wagub berharap bahwa semakin ada regenerasi petani, semakin mereka menjunjung tinggi metodologi yang saintifik. Kalau dibilang modern, sebenarnya sudah ada dari lama tapi orang agak mengabaikan.
“Jawa Timur jadi sohibul bait, tentu kita akan turut mendukung supaya ini bisa sukses dengan segala keterbatasan yang ada. Makanya perlu cari strategi kreatif bagaimana kita bisa berkolaborasi untuk mendukung suksesnya ABN ini, “ungkapnya
“Kita saling terus berkomunikasi. Pokoknya kita tetap dukung sambil terus mencari format yang terbaik supaya ini sukses “ujarnya lagi
Pewarta: *Riyanto






















