SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Juni 2026, program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah tersebut telah menjangkau 177.169 penerima manfaat di berbagai wilayah kota.
Capaian itu menjadi indikator meningkatnya jangkauan layanan pemenuhan gizi masyarakat. Pemerintah Kota Malang pun mulai menyiapkan langkah lanjutan agar program tersebut dapat menjangkau lebih banyak warga.
Saat ini, layanan MBG ditopang oleh puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Malang. Fasilitas tersebut menjadi pusat produksi dan distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Data terbaru menunjukkan sebanyak 79 SPPG masih aktif menjalankan operasionalnya. Keberadaan unit-unit tersebut menjadi penyangga utama pelaksanaan program MBG di tingkat daerah.
Puluhan SPPG Baru Disiapkan
Pemkot Malang tidak berhenti pada capaian yang sudah ada. Dalam waktu dekat, dua unit SPPG baru dijadwalkan mulai beroperasi untuk memperkuat layanan yang telah berjalan.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 67 unit SPPG tambahan. Saat ini seluruh rencana tersebut masih berada dalam tahap persiapan sebelum direalisasikan secara bertahap.
Penambahan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan program sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan.
Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap akses makanan bergizi dapat terpenuhi secara lebih merata.
Dispangtan Lakukan Pemantauan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan operasional seluruh SPPG yang ada di Kota Malang.
Menurut Slamet, terdapat satu unit SPPG yang sudah tidak lagi beroperasi sejak pertengahan tahun 2025. Sementara informasi mengenai dua unit lain yang disebut menghentikan sementara aktivitas karena penyempurnaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) masih akan dikonfirmasi lebih lanjut.
“Saya belum menerima laporan resmi terkait dua SPPG yang berhenti sementara karena penyempurnaan IPAL. Tetapi kalau satu unit yang tidak beroperasi itu memang sudah sejak pertengahan tahun 2025,” ujarnya.
Dispangtan selanjutnya akan berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah SPPG MBG Kota Malang untuk memastikan kondisi terkini di lapangan. Hasil koordinasi tersebut akan menjadi dasar evaluasi sekaligus penguatan layanan program MBG ke depan.
Dengan jumlah penerima manfaat yang telah menembus 177 ribu orang, Kota Malang menjadi salah satu daerah yang terus memperluas implementasi Program Makan Bergizi Gratis.
Penambahan puluhan SPPG baru pun diharapkan semakin memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.






















