SUARAMALANG.COM – Laga perempat final Piala Dunia 2026 mempertemukan Norwegia melawan Inggris. Pertandingan itu diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama tampil meyakinkan sepanjang turnamen.
Norwegia datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar. Inggris juga melaju setelah menaklukkan Meksiko 3-2 melalui pertandingan dramatis.
Norwegia Andalkan Momentum
Keberhasilan menembus perempat final menjadi sejarah baru bagi Norwegia. Tim asuhan Ståle Solbakken kini tidak lagi sekadar menjadi kuda hitam.
Solbakken menegaskan anak asuhnya harus bermain tanpa rasa takut. Ia menilai timnya telah berkembang pesat sepanjang turnamen.
“Kami tidak lagi merasa kewalahan dengan Piala Dunia. Kami harus memainkan permainan kami sendiri,” kata Ståle Solbakken menjelang laga melawan Inggris.
Pelatih berusia 58 tahun itu mengakui Inggris tetap menjadi lawan yang sangat kuat. Namun, ia yakin Erling Haaland dan kolega mampu menciptakan kejutan apabila tampil sesuai kemampuan terbaik.
Inggris Lebih Berpengalaman
Di kubu Inggris, Thomas Tuchel meminta para pemain menikmati tekanan pertandingan besar. Menurutnya, keberanian menjadi kunci untuk melangkah ke semifinal.
“Kami harus berani. Bermain tanpa penyesalan dan menikmati pertandingan sebesar ini,” ujar Thomas Tuchel dalam konferensi pers resmi jelang laga mengutip Reuters.
Inggris memang memiliki pengalaman lebih banyak pada fase gugur Piala Dunia. Namun, absennya beberapa pemain akibat cedera dan hukuman membuat Tuchel harus melakukan sejumlah penyesuaian.
Duel Haaland vs Kane Jadi Sorotan
Pertandingan ini juga menghadirkan duel dua striker elite dunia. Erling Haaland menjadi mesin gol Norwegia, sedangkan Harry Kane tetap menjadi tumpuan lini depan Inggris.
Kedua penyerang sama-sama tampil tajam sepanjang turnamen. Siapa yang mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif kemungkinan besar akan menentukan hasil pertandingan.
Secara materi pemain dan pengalaman, Inggris sedikit lebih diunggulkan. Namun, performa Norwegia yang mampu menumbangkan Brasil membuktikan mereka memiliki kualitas untuk kembali membuat kejutan.
Laga diperkirakan berlangsung terbuka sejak menit awal. Inggris diprediksi menguasai penguasaan bola, sedangkan Norwegia mengandalkan transisi cepat melalui Haaland dan Martin Ødegaard.
Melihat performa kedua tim sepanjang turnamen, pertandingan diprediksi berlangsung sengit hingga menit akhir. Inggris memiliki peluang sedikit lebih besar untuk lolos dengan skor tipis 2-1, tetapi Norwegia tetap berpotensi membalikkan prediksi apabila mampu memaksimalkan serangan balik dan efektivitas penyelesaian akhir.















