SUARAMALANG.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,4 mengguncang wilayah Buol, Sulawesi Tengah, pada Minggu (12/7/2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa terjadi pada pukul 20.46.35 WIB dengan pusat berada di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol pada kedalaman 10 kilometer. Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah hingga Gorontalo.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mewaspadai kemungkinan gempa susulan.
BMKG: Gempa Berkekuatan M 5,4 Guncang Buol
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,4 mengguncang wilayah Buol, Sulawesi Tengah, pada Minggu (12/7/2026) pukul 20.46.35 WIB.
Melalui informasi resmi yang disampaikan melalui akun X (dahulu Twitter), BMKG menyebut episenter gempa berada sekitar 37 kilometer timur laut Buol dengan kedalaman 10 kilometer.
“Gempa M 5,4, 37 km TimurLaut BUOL-SULTENG,” tulis BMKG melalui akun X resminya, Minggu (12/7/2026).
BMKG menjelaskan episenter gempa berada pada koordinat 1,31 Lintang Utara dan 121,38 Bujur Timur. Gempa tergolong dangkal sehingga guncangannya cukup terasa di sejumlah wilayah sekitar pusat gempa.
“Tidak berpotensi tsunami,” tegas BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG.
Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah, BPBD Lakukan Pendataan
BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Buol dan Tolitoli. Pada skala tersebut, gempa dirasakan banyak orang di dalam rumah dan menyebabkan benda-benda bergoyang.
Sementara itu, getaran dengan intensitas II hingga III MMI juga dirasakan di Pohuwato dan Gorontalo Utara. Pada intensitas tersebut, gempa dirasakan sebagian orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Pasca-gempa, sejumlah warga dilaporkan sempat keluar rumah dan mengungsi ke lokasi yang dianggap lebih aman karena khawatir terjadi gempa susulan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulawesi Tengah langsung melakukan pemantauan serta pendataan di sejumlah wilayah terdampak.
Laporan awal juga menyebutkan sempat terjadi gangguan aliran listrik di beberapa lokasi. Namun hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
Kondisi Terkini Pascagempa Buol
Hingga Minggu malam, BMKG bersama pemerintah daerah dan BPBD masih terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Petugas mengumpulkan laporan dari berbagai wilayah untuk memastikan kondisi masyarakat serta memetakan kemungkinan dampak gempa.
BMKG kembali mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Meski umumnya memiliki magnitudo lebih kecil, kewaspadaan tetap diperlukan demi keselamatan.
Masyarakat juga diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali memasuki rumah. Jika ditemukan retakan atau kerusakan yang berpotensi membahayakan, warga disarankan menghindari bangunan tersebut hingga dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi resmi mengenai perkembangan gempa dapat diakses melalui kanal resmi BMKG maupun pemerintah daerah setempat.
Perkembangan terbaru terkait dampak gempa di Buol akan terus diperbarui setelah pemerintah daerah maupun BMKG merilis informasi resmi berikutnya.
Sumber:
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BPBD Sulawesi Tengah.















