Cicil Tunggakan Rp3,2 Miliar, RSI Unisma Bayar Termin Pertama 10 Persen

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Manajemen Rumah Sakit Islam (RSI) Universitas Islam Malang (Unisma) mulai membayar tunggakan gaji pekerja sekitar Rp300 juta. Pembayaran tersebut menjadi termin pertama dari total piutang gaji yang mencapai sekitar Rp3,2 miliar.

Mediator Hubungan Industrial Ahli Muda DPMPTSP Kota Malang, Carter Wira Sutedja, mengatakan pembayaran termin pertama telah direalisasikan pada Jumat (25/9/2026). Pihak RSI Unisma melaporkan pencairan dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB.

Pembayaran Tunggakan Gaji RSI Unisma Bertahap

Pembayaran termin pertama merupakan bagian dari kesepakatan antara manajemen RSI Unisma dan pekerja dalam proses mediasi. Untuk September 2026, kedua pihak menyepakati pembayaran sebesar 10 persen dari total tunggakan atau sekitar Rp300 juta.

“Pembayaran termin pertama sesuai kesepakatan sebesar 10 persen. Itu dibayarkan kurang lebih Rp300 juta sekian, sesuai dengan 10 persen dari total piutang sebanyak Rp3 miliar sekian,” jelas Carter saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).

Skema pembayaran berikutnya telah ditetapkan hingga akhir 2026. RSI Unisma dijadwalkan membayar 20 persen pada Oktober, 30 persen pada November, dan 40 persen pada Desember.

Baca Juga:  Kepala Daerah di Malang Raya Berkomitmen Sinergi Pembangunan Berbasis Kawasan, Wujudkan Kesejahteraan Warga

Carter mengatakan DPMPTSP Kota Malang masih memantau pelaksanaan pembayaran pada setiap termin. Namun, pihaknya tidak mengawasi secara teknis mekanisme penyaluran, apakah dilakukan melalui transfer atau tunai.

“Bertahap per tanggal 25 sampai dengan Desember 2026 sesuai kesepakatan awal. Kami juga masih terus mengawasi untuk pencairan termin selanjutnya,” tutur Carter.

RSI Unisma Komitmen Lunasi Tunggakan hingga Desember

HRD RSI Unisma Nofa Diana membenarkan pembayaran termin pertama telah disalurkan kepada ratusan pekerja. Menurutnya, pembayaran tersebut dilakukan sesuai komitmen yang disepakati dalam proses mediasi.

“Sesuai komitmen yang dibuat dengan pegawai, tanggal 25 September 2026 pencairan utang gaji sebesar 10 persen sudah terbayarkan,” kata Nofa.

Ia menyebut RSI Unisma tetap berkomitmen memenuhi hak pekerja melalui pembayaran bertahap. Untuk Oktober, pembayaran direncanakan sebesar 20 persen, kemudian 30 persen pada November dan 40 persen pada Desember 2026.

Baca Juga:  Menarmed 2 Kostrad Malang Gelar Bazar Murah Beras Pemerintah diserbu Warga

Sebelumnya, perselisihan terkait tunggakan gaji mencuat setelah persoalan tersebut ramai di media sosial. Berdasarkan hasil audiensi yang melibatkan Yayasan Unisma, manajemen RSI Unisma, perwakilan pekerja, dan unsur LKS Tripartit Kota Malang, pembayaran kemudian disepakati secara bertahap.

Total tunggakan sekitar Rp3,2 miliar berasal dari gaji pekerja pada November dan Desember 2025 serta Maret dan April 2026. Pembayaran semula direncanakan mulai Oktober, tetapi pekerja meminta pencairan dimulai lebih awal sehingga termin pertama direalisasikan pada September.