SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan jamaah haji Kabupaten Malang yang tergabung dalam Kloter 15 dan 16. Prosesi berlangsung di Pintu Tol Karanglo–Singosari, Sabtu pagi (25/4/2026).
Bupati Malang HM Sanusi hadir langsung bersama Wakil Bupati Lathifah Shohib. Keduanya melepas keberangkatan ratusan jamaah dengan doa dan pesan penuh makna.
Sanusi menyoroti bahwa perjalanan haji bukan sekadar ritual ibadah. Ia menegaskan bahwa setiap jamaah membawa tanggung jawab moral sebagai duta daerah.
“Ibadah haji bukan hanya soal pribadi, tapi juga membawa nama baik Kabupaten Malang,” ujar Sanusi. Ia meminta jamaah menjaga sikap selama berada di luar negeri.
Menurutnya, kesempatan berangkat ke Tanah Suci tidak datang dua kali bagi semua orang. Karena itu, ia mendorong jamaah memanfaatkan momen tersebut secara maksimal.
Sanusi juga menekankan pentingnya kesiapan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah. Ia mengingatkan jamaah untuk disiplin menjaga kesehatan sejak keberangkatan hingga kepulangan.
“Jaga kondisi tubuh, ikuti arahan petugas, dan saling membantu antarjamaah,” katanya. Ia menilai kebersamaan menjadi kunci kelancaran ibadah.
Pemerintah Kabupaten Malang, lanjutnya, terus memperkuat layanan bagi jamaah haji. Upaya itu mencakup koordinasi teknis hingga pengendalian biaya perjalanan.
Ia memastikan pemerintah tidak membiarkan jamaah menghadapi kendala administratif maupun logistik. Fokus utama diarahkan pada kenyamanan dan keamanan selama proses ibadah.
Selain itu, Sanusi mengajak jamaah memperbanyak doa untuk keluarga dan daerah. Ia berharap para jamaah turut mendoakan kemajuan Kabupaten Malang.
“Gunakan waktu di Tanah Suci untuk beribadah dengan sungguh-sungguh,” ucapnya. Ia menutup sambutan dengan harapan seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat dan menjadi haji mabrur.























