Ucapan Idul Adha - Pemkab Malang

CFD dan Hari Lingkungan Sedunia di UB, Warga Kampus Antusias Ikuti Layanan Kesehatan Gratis

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) menggabungkan kegiatan Car Free Day (CFD) dengan peringatan Hari Lingkungan Sedunia pada Jumat (5/6/2026). Kampus menghadirkan beragam kegiatan kesehatan dan kampanye lingkungan, mulai dari senam bersama, pembagian buah gratis, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan gigi, hingga donor darah.

Ratusan sivitas akademika dan masyarakat umum mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi hari. Melalui agenda ini, UB ingin mendorong budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kawasan kampus.

Iklan

UB Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Rendah Emisi

Kepala UPT Green Campus UB, Prof. Sri Suhartini, menjelaskan bahwa panitia sengaja menggabungkan peringatan Hari Lingkungan Sedunia dengan agenda rutin CFD kampus.

Selain menghadirkan aktivitas olahraga, panitia juga menyediakan layanan kesehatan gratis dan berbagai kegiatan edukatif. Sejumlah unit kerja serta organisasi mahasiswa ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

Menurut Prof. Sri, seluruh komunitas kampus dapat berpartisipasi dalam CFD selama mengikuti mekanisme dan standar operasional yang berlaku.

Pada saat yang sama, UB terus mengajak warga kampus mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk perjalanan jarak dekat. Kampus mendorong mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk membiasakan diri berjalan kaki atau bersepeda.

“Kami ingin warga UB terbiasa berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat tanpa harus menggunakan kendaraan bermotor. Dengan cara sederhana seperti berjalan kaki, kita bisa ikut mengurangi emisi karbon di Universitas Brawijaya,” ujar Prof. Sri.

Selain itu, sejumlah organisasi mahasiswa membuka stan edukasi bagi peserta CFD. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan (FAST) UB juga membagikan susu gratis untuk memperingati Hari Susu Nasional yang diperingati setiap 1 Juni.

Pemeriksaan Kesehatan Jadi Magnet Utama

Di antara berbagai kegiatan yang tersedia, layanan kesehatan gratis menjadi salah satu agenda yang paling banyak menarik perhatian peserta.

Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawijaya (RSGM UB) menyediakan pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, pemeriksaan saturasi oksigen, konsultasi dokter umum, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut menggunakan teknologi intraoral scanner.

Ketua pelaksana kegiatan sekaligus dokter gigi RSGM UB, drg. David Setya Hutama Putra, mengatakan kehadiran tim RSGM menjadi bentuk dukungan terhadap program Green Campus sekaligus sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, layanan tersebut memberi kesempatan kepada peserta untuk memantau kondisi kesehatan secara mudah, cepat, dan tanpa biaya.

Antusiasme Peserta Lampaui Target Panitia

David mengungkapkan jumlah peserta pemeriksaan kesehatan melampaui target awal panitia. Semula, tim hanya menargetkan 10 peserta pemeriksaan dokter umum dan 10 peserta pemeriksaan dokter gigi.

Namun, antrean pemeriksaan gigi mencapai sekitar 15 orang. Sementara itu, jumlah peserta pemeriksaan dokter umum menembus lebih dari 20 orang.

Tingginya minat peserta menunjukkan bahwa layanan kesehatan masih menjadi kebutuhan penting dalam kegiatan publik seperti CFD.

Salah satu peserta, Mega Anisa, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB, mengaku memanfaatkan layanan tersebut untuk memantau kondisi kesehatannya.

Ia menilai pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan saturasi oksigen sangat membantu, terutama di tengah aktivitas kerja yang padat.

Selain itu, Mega berharap panitia terus mengembangkan layanan serupa pada kegiatan mendatang. Ia juga mengusulkan penambahan fasilitas berupa vitamin gratis bagi peserta.

UB Perkuat Komitmen Kampus Sehat dan Berkelanjutan

Panitia membuka layanan kesehatan gratis mulai pukul 06.30 WIB hingga sekitar pukul 09.30 WIB. Tim dokter umum, dokter gigi, perawat, dan dokter gigi muda mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui CFD dan peringatan Hari Lingkungan Sedunia, Universitas Brawijaya terus memperkuat komitmennya dalam membangun kampus yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Selain mendorong pola hidup aktif, kampus juga ingin menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kesehatan sekaligus mengurangi dampak lingkungan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan
Iklan
Iklan