Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Malang Dorong Pemuda Berperan dalam Pembangunan Daerah

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendorong generasi muda berperan aktif dalam pembangunan daerah, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, hingga pendidikan dan olahraga. Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Halaman Pendapa Agung Kabupaten Malang, Rabu (28/10/2026).

Lathifah menegaskan, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada kompetensi generasi muda, tetapi juga karakter, semangat kebangsaan, integritas, dan kepedulian sosial. Karena itu, pemuda diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Generasi muda harus memiliki semangat pengabdian, kegigihan dalam menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama. Patriotisme tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Lathifah.

Pemuda Didorong Berkontribusi di Berbagai Bidang

Pemkab Malang mendorong keterlibatan pemuda melalui beragam bidang, tidak terbatas pada prestasi akademik maupun olahraga. Pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada pemuda-pemudi inspiratif yang berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelestarian lingkungan, kepemimpinan perempuan, kewirausahaan, serta pengabdian masyarakat melalui pendidikan dan seni budaya.

Baca Juga:  LVRI Jawa Timur Menegaskan Perjuangan Menjaga NKRI Harus Dilanjutkan Generasi Penerus

Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas inisiatif generasi muda dalam menciptakan perubahan positif. Pemkab Malang berharap semakin banyak pemuda yang mengembangkan gagasan kreatif, memperkuat pemberdayaan ekonomi, menjaga lingkungan, dan merawat kehidupan sosial serta budaya.

Dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Lathifah juga mengangkat tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”. Menurutnya, pembangunan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan kesejahteraan.

Ia menyebut semangat tersebut selaras dengan arah pembangunan Jawa Timur melalui program Nawa Bhakti Satya. Berlandaskan falsafah Jer Basuki Mawa Beya, pemerintah dan masyarakat diharapkan memperkuat gotong royong serta sinergi untuk mendorong kemajuan daerah dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Lepas 170 Atlet untuk POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026

Upacara tersebut juga dirangkai dengan pelepasan kontingen Kabupaten Malang yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026.

Kabupaten Malang memberangkatkan 170 atlet dengan pendampingan 30 pelatih dan ofisial. Kedua ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6–11 November 2026.

Baca Juga:  Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang : Pimpinan Ambisi Kejar Jabatan, Anak Buah Buru Pekerjaan

Lathifah berharap para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Malang di tingkat provinsi. Ia juga mengingatkan atlet, pelatih, dan ofisial agar menjaga disiplin, menjunjung kejujuran serta sportivitas, dan bertanding dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, prestasi tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga mental juara, kerja keras, dan konsistensi selama menjalani latihan.

Pemkab Malang berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi dorongan berkelanjutan bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan. Dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat dinilai penting agar potensi pemuda berkembang menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.