SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kebakaran melanda Tempat Penampungan Akhir (TPA) Supit Urang, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (21/10/2026) siang. Kepulan asap hitam pekat membubung dari tumpukan sampah hingga terlihat dari permukiman warga.
Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga sekitar. Bau asap yang menyengat turut mengganggu lingkungan di sekitar TPA.
Damkar dan Satpol PP Dikerahkan ke Lokasi
Warga yang khawatir api merembet ke permukiman segera melaporkan kejadian itu kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang. Petugas kemudian mengerahkan armada untuk menangani kebakaran.
Personel pemadam melakukan pemadaman sekaligus pembasahan di sejumlah titik. Langkah tersebut bertujuan mencegah api kembali menyala dan meluas ke bagian lain dari tumpukan sampah.
Kepala Satpol PP Kota Malang, Prayitno, membenarkan pengerahan personel untuk membantu penanganan di lokasi. Anggota Satpol PP turut mengamankan area sekitar agar proses pemadaman berjalan lancar.
“Personel Satpol PP Kota Malang diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area sekitar dan membantu kelancaran penanganan,” ujar Prayitno saat dikonfirmasi.
Penyebab Kebakaran TPA Supiturang Belum Dipastikan
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pemadaman dan pembasahan di area TPA Supiturang. Sementara itu, penyebab kebakaran belum dipastikan dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Dugaan awal mengarah pada akumulasi panas di dalam tumpukan sampah atau puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, kedua dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dampak Asap dan Kerugian Masih Didata
Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Adapun nilai kerugian materiil dan dampak asap terhadap kualitas udara masih dalam pendataan pihak terkait.
Insiden ini kembali menyoroti risiko kebakaran di kawasan penampungan sampah. Tumpukan material yang mudah terbakar dapat memperbesar risiko ketika muncul sumber panas atau bara api.
Pihak kelurahan mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki tumpukan sampah.













