UIN Malang Tembus Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menempati peringkat ke-525 dunia dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026. Di tingkat nasional, UIN Malang berada di posisi ke-64 dan peringkat ke-7 di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Malang memperkuat tata kelola kampus berkelanjutan. Kampus menempatkan keberlanjutan lingkungan bukan sekadar program tambahan, tetapi sebagai bagian dari budaya dan kehidupan sivitas akademika.

UIN Malang Dorong Kampus Berkelanjutan

Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., mengatakan hasil pemeringkatan UI GreenMetric 2026 menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan memperkuat berbagai aspek keberlanjutan di lingkungan kampus.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi UIN Malang untuk terus meningkatkan berbagai aspek keberlanjutan. Keberlanjutan bukan hanya menjadi program, tetapi perlu menjadi bagian dari budaya dan kehidupan seluruh sivitas akademika,” ujar Prof. Ilfi, Jumat (25/9/2026).

Menurut Ilfi, konsep green campus tidak cukup diterapkan melalui pembangunan fisik. Perubahan perilaku sivitas akademika menjadi bagian penting agar tata kelola lingkungan dapat berjalan secara konsisten.

Baca Juga:  Tegas! UIN Malang Berlakukan Aturan Anti-Gratifikasi bagi Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan

Sejumlah langkah internal dilakukan melalui penghematan energi dan air, penguatan pengelolaan sampah terpadu, pemeliharaan kebersihan, serta perluasan pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH).

Dorong Lahirnya Ecopesantren

UIN Malang juga ingin memperluas dampak gerakan lingkungan hingga ke masyarakat. Salah satu sasaran yang didorong adalah pengembangan pesantren ramah lingkungan atau ecopesantren.

Gagasan tersebut dinilai relevan dengan karakter UIN Malang yang memiliki keterkaitan kuat dengan tradisi pesantren. Nilai-nilai Islam diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan pendekatan tersebut, keberlanjutan tidak hanya ditempatkan sebagai urusan tata kelola internal kampus. Pengetahuan dan kebiasaan yang dibangun di lingkungan akademik diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Selaras dengan Agenda UI GreenMetric 2026

Langkah UIN Malang tersebut sejalan dengan tema UI GreenMetric 2026, yakni “Advancing Sustainable Campuses through Governance, Digitalization, and Integrated Performance”. Tema tersebut menempatkan tata kelola, digitalisasi, dan kinerja terintegrasi sebagai bagian penting dalam pengembangan kampus berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, capaian peringkat menjadi salah satu indikator untuk melihat perkembangan pengelolaan lingkungan kampus. Namun, UIN Malang menekankan keberlanjutan perlu diwujudkan melalui keterlibatan setiap unit kerja dan individu di lingkungan perguruan tinggi.

Baca Juga:  Terungkap! Ini Penyebab Menu MBG di Kabupaten Malang Dinilai Tak Ideal

“Setiap unit kerja dan sivitas akademika diharapkan terus memperkuat kontribusinya, sehingga budaya hidup ramah lingkungan tidak hanya tumbuh di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Prof. Ilfi.

Komitmen tersebut menempatkan UIN Malang tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.

Secara global, konsep kampus berkelanjutan berkaitan dengan upaya perguruan tinggi mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam kegiatan pendidikan, penelitian, serta operasional institusi.