FK UB dan FKIK Unram Bahas Penguatan Mutu Pendidikan Profesi Dokter

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram (FKIK Unram) pada Kamis, 24 September 2026. Pertemuan di Gedung Pendidikan Bersama (GPB) FK UB tersebut membahas penguatan penjaminan mutu serta sistem informasi akademik Program Studi Profesi Dokter.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dekanat GPB lantai 9 itu menjadi forum pertukaran pengalaman antara kedua institusi. Pembahasan diarahkan pada tata kelola mutu akademik sekaligus pemanfaatan sistem informasi untuk mendukung proses pendidikan kedokteran yang lebih terintegrasi.

Berbagi Praktik Pengelolaan Mutu Akademik

Dekan FK UB, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K), membuka kegiatan dengan memperkenalkan lingkungan dan tata kelola FK UB kepada rombongan FKIK Unram.

Menurut Wisnu, benchmarking dapat menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk saling melihat praktik pengelolaan akademik dan penjaminan mutu dari perspektif yang berbeda. Hasil pertukaran tersebut kemudian dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing institusi.

“Benchmarking menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman dan melihat praktik pengelolaan akademik serta penjaminan mutu dari perspektif yang berbeda,” ujar Wisnu.

Baca Juga:  UM dan UiTM Penang Jajaki Kolaborasi Mahasiswa dan Mobilitas Internasional

Sementara itu, FKIK Unram diwakili Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. dr. Nurhidayati, M.Kes. Kehadiran FKIK Unram dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembelajaran antarinstitusi dalam pengelolaan pendidikan dan penjaminan mutu.

Penjaminan Mutu dan Sistem Informasi Jadi Bahasan Utama

Diskusi benchmarking mencakup dua bidang utama, yakni sistem penjaminan mutu di tingkat fakultas dan sistem informasi akademik yang digunakan untuk mendukung pendidikan pada Program Studi Profesi Dokter.

Penjaminan mutu menjadi bagian penting dalam memastikan proses akademik berjalan secara terencana, terdokumentasi, terukur, dan dapat dievaluasi secara berkala. Sementara itu, sistem informasi akademik berperan dalam mendukung pengelolaan data dan kebutuhan administrasi pendidikan.

Melalui forum tersebut, FK UB dan FKIK Unram bertukar informasi mengenai mekanisme kerja, tata kelola, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam menunjang aktivitas akademik. Pertukaran pengalaman itu juga menjadi ruang untuk melihat praktik yang dapat dikembangkan sesuai karakteristik masing-masing fakultas.

Perkuat Kolaborasi Pendidikan Kedokteran

Penguatan sistem mutu dan pemanfaatan teknologi informasi dinilai dapat mendukung pengembangan pendidikan kedokteran secara berkelanjutan. Sistem akademik yang terkelola dengan baik juga dapat membantu menyediakan data untuk kebutuhan evaluasi dan pengembangan program pendidikan.

Baca Juga:  Anggaran Beasiswa Pemkot Malang 2026 Terpangkas Rp1,9 Miliar, Puluhan Slot Mahasiswa Hilang

Bagi kedua institusi, benchmarking tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan jejaring antarperguruan tinggi. Kolaborasi semacam ini membuka ruang bagi fakultas kedokteran untuk saling belajar mengenai tata kelola akademik dan peningkatan mutu pendidikan.

FK UB dan FKIK Unram berharap pertukaran praktik tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sistem penjaminan mutu dan pengelolaan akademik di masing-masing institusi. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi pendidikan kedokteran di tingkat nasional.