Pemerintah Kabupaten Malang-Ucapan Idul Fitri
Berita  

Banner Dicopot Picu Emosi, Tuntutan Dialog Menguat di Tengah Polemik Jalan Tembus

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Pencopotan banner ajakan dialog memicu gelombang reaksi baru. Tuntutan penyelesaian damai kini semakin menguat.

Warga merespons dengan memasang banner lebih besar. Mereka ingin pesan dialog tetap terlihat dan tidak diabaikan.

Iklan

Dialog Dianggap Jalan Tengah

Sejak awal, warga mendorong komunikasi terbuka. Mereka menilai dialog lebih efektif meredakan perbedaan sikap.

“Warga mendukung adanya diskusi dengan pemerintah dan entitas pemilik lahan agar bisa menemukan solusi bersama,” ujar Delly Aldino.

Menurutnya, konflik tidak harus berujung panjang. Ia percaya forum dialog bisa mempertemukan kepentingan yang berbeda.

Pencopotan Banner Picu Reaksi

Banner ajakan dialog sebelumnya hanya bertahan singkat. Kurang dari dua hari, banner itu sudah hilang dari lokasi.

Kondisi tersebut langsung memicu kekecewaan. Warga kemudian mengganti dengan banner berukuran 3×6 meter.

“Pada intinya, warga tidak seluruhnya setuju dengan jalur hukum yang saat ini ditempuh,” kata Delly.

Ia menilai langkah hukum justru memperpanjang persoalan. Warga, kata dia, mulai kelelahan menghadapi konflik berkepanjangan.

Energi Warga Terkuras

Proses hukum dinilai menyita banyak tenaga. Selain itu, warga juga harus mengumpulkan donasi untuk mendukung langkah tersebut.

“Warga sudah lelah. Kami ingin komunikasi yang jelas, termasuk soal penggunaan donasi,” tegasnya.

Arrasaq Johansyah menyampaikan hal serupa. Ia menegaskan dukungan terhadap program pemerintah tetap ada.

Namun, ia berharap penyelesaian berjalan damai. “Kami ingin menyelesaikan ini secara damai. Warga sudah lelah berkonflik,” ujarnya.

Kini, banner besar terpasang di akses masuk kawasan. Pesan yang sama ditegaskan, dialog harus segera dibuka.

Namun sayangnya, informasi dihimpun di lapangan, banner yang baru terpasang kurang dari 1×24 jam itu sudah kembali dicopot pada Rabu (15/4/2026) sore.

Iklan
Iklan
Iklan