UIN Malang dan Al-Azhar Kairo Bahas Peluang Kolaborasi Pendidikan Islam

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, di sela rangkaian Peringatan Satu Abad Pondok Modern Darussalam Gontor, Sabtu (19/9/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., M.A., serta Guru Besar UIN Malang Prof. Dr. H. Wildana Wargadinata, Lc., M.Ag., dengan Wakil Grand Syekh Universitas Al-Azhar Prof. Dr. Mohamed Abdel Rahman Al-Duweiny.

Bahas Penguatan Tradisi dan Jejaring Global

Pertemuan tersebut membahas pengalaman Al-Azhar dalam mempertahankan tradisi keilmuan Islam sekaligus mengembangkan pendidikan yang memiliki jangkauan internasional. Bagi UIN Malang, pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi dalam memperkuat pengembangan akademik dan kelembagaan.

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana berharap komunikasi yang terbangun dengan Al-Azhar dapat dilanjutkan melalui kerja sama konkret di berbagai bidang.

“Kami berharap hubungan dengan Universitas Al-Azhar ini dapat terus diperkuat. Banyak hal yang bisa kita pelajari, terutama dalam menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus mengembangkan pendidikan yang memiliki jangkauan internasional,” ungkap Prof. Ilfi.

Baca Juga:  UB Beri Penghargaan Tim Tanggap Bencana yang Bertugas di NTT

Wakil Rektor IV UIN Malang Prof. H. M. Abdul Hamid menilai pengalaman Al-Azhar dalam menjaga akar tradisi sekaligus membangun jejaring global penting untuk dipelajari. Menurutnya, hubungan kedua institusi dapat membuka peluang pertukaran gagasan, riset, dan pengembangan keilmuan.

“Ini menjadi salah satu hal yang ingin kita pelajari dan contoh. Bagaimana pendidikan Islam tetap memiliki akar tradisi yang kuat, tetapi pada saat yang sama mampu berkembang dan memiliki jejaring internasional,” jelas Prof. Hamid.

Wakil Grand Syekh Al-Azhar Berencana Berkunjung

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Mohamed Abdel Rahman Al-Duweiny menyatakan kesediaannya untuk berkunjung ke kampus UIN Malang. Rencana kunjungan itu selanjutnya akan dikoordinasikan secara teknis oleh kedua pihak.

Jika terealisasi, kunjungan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperluas pembahasan mengenai kerja sama kelembagaan, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Bagi UIN Malang, agenda tersebut juga menjadi bagian dari penguatan jejaring pendidikan Islam di tingkat internasional.

Prof. Ilfi menyambut rencana tersebut dan berharap kunjungan dapat mempererat hubungan kedua institusi sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Baca Juga:  Sekolah Luring SMK Turen Segera Dimulai Lagi, Konflik Yayasan Segera Tuntas

“Insyaallah kita berharap beliau dapat berkunjung ke UIN Malang. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas,” harap Prof. Ilfi.

Penjajakan kerja sama dengan Al-Azhar menjadi salah satu langkah UIN Malang dalam memperluas konektivitas akademik internasional. Momentum peringatan satu abad Gontor sekaligus menjadi ruang bagi UIN Malang untuk membangun komunikasi dengan salah satu institusi pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang di dunia.

Kerja sama lebih lanjut antara kedua institusi masih akan dibahas melalui koordinasi teknis. Fokusnya mencakup peluang pengembangan pendidikan, penelitian, pertukaran gagasan, serta bidang akademik dan kelembagaan lainnya.