SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Antusiasme pelajar untuk mengikuti Chaiyoo Chess Tournament 2026 cukup tinggi. Puluhan pelajar dari jenjang sekolah dasar (SD/MI) hingga sekolah menengah pertama (SMP/MTs) dari berbagai lembaga pendidikan di Kota Malang dan sejumlah daerah di Jawa Timur dipastikan bakal ambil bagian dalam turnamen catur yang digelar oleh Chaiyoo Eatery & Playground bekerja sama dengan Percasi Kota Malang.
Berdasarkan data peserta sementara, sedikitnya 44 lembaga pendidikan telah mendaftarkan peserta untuk mengikuti turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia itu.
Antusiasme paling besar terlihat pada kategori SD. Tercatat 32 lembaga pendidikan mengirimkan perwakilan untuk bertanding. Sementara pada kategori SMP, terdapat 12 lembaga yang turut ambil bagian.
Peserta tidak hanya berasal dari sekolah-sekolah di wilayah Kota Malang. Sejumlah peserta juga datang dari wilayah sekitar Malang hingga daerah lain di Jawa Timur. Hal tersebut menunjukkan bahwa Chaiyoo Chess Tournament mendapat perhatian dari kalangan pelajar dan orang tua atlet sebagai salah satu pilihan kompetisi catur pelajar.
Pada kategori SD, sejumlah sekolah dan madrasah yang ambil bagian di antaranya Manarul Islam, MI Al-Hidayah Sukonolo, MI Insan Kamil Tumpang, MI Mamba’ul Hikmah Karlos, MI Nurul Huda 1 Kota Malang, MIM Manarul Islam Malang, MIN 1 Kota Malang, Mohammad Hatta, My Little Island School, Nurul Huda Bakalan Bululawang, PJ Global School, RA Manarul Islam Malang, RA Masjid Al Akbar Surabaya, Raudhatul Jannah, Raudhatul Jannah Sidoarjo, SD Gracia Nusantara Malang, SD Islam Sabilillah Malang 1, SDI Baitul Makmur Malang, SDI Surya Buana, SDIT Ahmad Yani, SDIT Insan Permata, SDIT Mutiara Hati, SDK Cor Jesu, SDK Kolese Santo Yusup 3, SDN Jatimulyo 2 Malang, SDN Kebonsari 2 Kota Malang, SDN Lowokwaru 3 Kota Malang, SDN Madyopuro 5, SDN Mojolangu 5, SDN Percobaan 1, SDN Tulusrejo 1 Kota Malang, SD Annur Tumpang, serta MIN 1 Tulungagung.
Sementara itu, kategori SMP juga menunjukkan partisipasi yang cukup beragam. Peserta berasal dari MTsN 1 Kota Malang, MTsN 3 Malang, MTSN 6 Kepanjen, SMP Al Azhar, SMP Lab UM, SMP PJ Global School Malang, SMPK Kolese Santo Yusup II, SMPN 1 Malang, SMPN 3 Malang, SMPN 4 Malang, MTS Surya Buana, dan SMPN 8 Kota Malang.
Keterlibatan puluhan lembaga pendidikan tersebut menjadi gambaran bahwa olahraga catur semakin mendapatkan tempat di kalangan pelajar. Bagi para peserta, turnamen bukan sekadar kesempatan untuk mengejar trofi dan hadiah, tetapi juga menjadi ruang untuk mendapatkan pengalaman bertanding melawan lawan dari sekolah dan daerah yang berbeda.

Evanda Fitria, owner Chaiyoo Eatery & Playground menyambut positif tingginya antusiasme peserta tersebut. Banyaknya sekolah yang berpartisipasi diharapkan membuat persaingan pertandingan semakin menarik sekaligus memberikan pengalaman kompetitif yang berharga bagi para pecatur muda.
“Antusiasme peserta tentu menjadi hal yang menggembirakan. Kami ingin turnamen ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk berani bertanding, mengasah kemampuan, sekaligus menambah pengalaman mereka,” ujar panitia.
Keberagaman asal peserta juga diharapkan dapat menciptakan suasana kompetisi yang sehat. Para pelajar tidak hanya berhadapan dengan teman satu sekolah atau lingkungan latihan, tetapi juga berkesempatan mengukur kemampuan menghadapi pecatur muda dari berbagai sekolah dan daerah.
Bagi pembinaan catur, semakin banyaknya pelajar yang aktif mengikuti kompetisi dinilai menjadi modal penting untuk mencetak atlet-atlet berprestasi di masa mendatang. Pengalaman bertanding sejak usia dini akan membantu atlet membangun kemampuan teknis, konsentrasi, sportivitas, hingga mental dalam menghadapi pertandingan.
Chaiyoo Chess Tournament 2026 sendiri akan mempertandingkan kategori SD pada 22 Agustus 2026 dan kategori SMP pada 29 Agustus 2026. Turnamen ini diharapkan tidak hanya berlangsung sebagai kompetisi satu kali, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem pembinaan catur pelajar yang semakin kuat di Kota Malang dan Jawa Timur.
Dengan antusiasme yang terus meningkat, Chaiyoo Chess Tournament diharapkan mampu menjadi salah satu panggung bagi munculnya bibit-bibit pecatur muda baru yang kelak dapat mengharumkan nama sekolah, Kota Malang, hingga Jawa Timur di berbagai ajang kompetisi.
Bagi yang belum mendaftar, Evan mempersilakan untuk segera mendaftar melalui tautan https://bit.ly/chaiyoochess2026. Biaya pendaftaran sebesar Rp 30.000. Setiap peserta mendapatkan keuntungan berupa voucher tiket playground senilai Rp20.000 dan voucher Mochi Agrin senilai Rp10.000.
Hadiah yang disiapkan panitia berupa uang pembinaan, piala, dan sertifikat untuk juara 1,2, dan 3. Rinciannya, juara 1 Rp 250.000 + Piala dan Sertifikat, Juara 2 : Rp 150.000 + Piala dan Sertifikat, Juara 3 Rp 100.000 + Piala dan Sertifikat. Kemudian juara Juara 4–5 masing-masing Rp 75.000. Peringkat 6–10 masing-masing Rp 50.000. Peringkat 11–20 masing-masing Rp 25.000.
Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah untuk Best Ladies, juara 1 Rp 150.000, juara 2 Rp 100.000, juara 3 Rp 75.000 juara 4 dan 5 masing-masing Rp 50.000.















