Sejumlah film terbaru membawa mitologi Nusantara, teror religi, hingga misteri dengan pendekatan berbeda. Karena itu, pilihan tontonan horor tahun ini cukup beragam.
Memasuki akhir September, beberapa judul baru masih menunggu jadwal tayang. Ada pula film yang sudah hadir dan menawarkan konsep horor yang cukup berbeda.
Horor Indonesia Tidak Lagi Sekadar Mengandalkan Hantu
Perkembangan film horor Indonesia terlihat dari pilihan tema yang semakin beragam. Mitologi daerah kini ikut menjadi sumber cerita sejumlah film.
Pendekatan tersebut terlihat dalam Suanggi: Ilmu Kutukan dan Urang Bunian. Keduanya membawa cerita dari budaya dan kepercayaan lokal ke layar bioskop.
Di sisi lain, Munafik: Melawan Iblis menawarkan horor religi dengan cerita tentang ruqyah dan gangguan supernatural.
1. Suanggi: Ilmu Kutukan
Suanggi: Ilmu Kutukan tayang pada 10 September 2026. Film ini membawa mitologi dari Indonesia Timur ke dalam cerita horor.
Cerita mengikuti Beni yang pulang ke kampung bersama kekasihnya, Gia. Kepulangan itu kemudian membuka persoalan besar di tengah warga pulau.
Teror muncul ketika warga menghadapi kekuatan mistis seorang suanggi. Beni juga menyimpan rahasia yang membuat situasi semakin rumit.
LSF memasukkan film ini dalam genre horor dan thriller misteri. Film tersebut mendapat klasifikasi usia 21 tahun ke atas.
Keunikan utamanya terletak pada penggunaan mitologi Indonesia Timur. Film ini cocok bagi penonton yang ingin melihat horor dengan latar budaya lokal.
2. Urang Bunian
Urang Bunian tayang pada 17 September 2026. Film ini membawa legenda makhluk gaib dari kawasan Sumatra ke bioskop.
Cerita mengikuti Teddy dan Kevin yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman Teddy. Mereka tetap melanjutkan perjalanan meski hari mulai gelap.
Warga sebelumnya sudah memperingatkan mereka agar tidak melewati hutan pada malam hari. Namun, peringatan tersebut mereka abaikan.
Keduanya kemudian terjebak di kawasan yang dipercaya sebagai wilayah Urang Bunian. Upaya mencari jalan keluar justru membawa mereka menghadapi teror baru.
LSF mencatat film ini sebagai horor dengan klasifikasi usia 13 tahun ke atas.
3. Munafik: Melawan Iblis
Munafik: Melawan Iblis hadir di bioskop sejak 3 September 2026. Film ini membawa pendekatan horor religi.
Cerita berpusat pada Adam, seorang praktisi ruqyah yang memilih meninggalkan dunia tersebut. Keputusannya berubah ketika Fitri meminta bantuan.
Fitri mengalami sejumlah kejadian aneh. Adam akhirnya kembali menghadapi gangguan supernatural yang pernah ia tinggalkan.
Film ini merupakan adaptasi dari film Malaysia Munafik karya Syamsul Yusof. Versi Indonesia menyesuaikan karakter dan konteks ceritanya.
4. Paket Santet
Paket Santet sudah tayang sejak 27 Agustus 2026. Film ini memakai premis yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekarang.
Cerita bermula dari sebuah paket tanpa identitas pengirim. Setelah paket tersebut dibuka, teror mulai mengancam para penerimanya.
Ketakutan kemudian berubah menjadi usaha mencari sumber kutukan. Para tokoh harus mengungkap siapa yang berada di balik paket tersebut.
Film ini menjadi debut horor sutradara Dinna Jasanti. LSF memberikan klasifikasi usia 13 tahun ke atas.
Konsep tersebut membuat santet terasa lebih dekat dengan kehidupan modern. Ancaman tidak datang melalui ritual yang jauh dari keseharian, tetapi lewat sebuah paket.
5. Bisikan Desa Gringsing
Bisikan Desa Gringsing dijadwalkan tayang pada 24 September 2026. Film ini membawa penonton menuju sebuah desa penuh misteri.
Cerita mengikuti Hesti yang mencari ayahnya yang hilang. Pencarian tersebut kemudian membawanya menuju sebuah desa dengan berbagai teror.
Film ini menghadirkan Aghniny Haque dan Iang Darmawan. Genre ceritanya mengarah pada horor supernatural dengan latar desa misterius.
Karena jadwal tayangnya masih mendatang, film ini menarik untuk masuk radar penonton horor akhir September.
6. Memburu Pemangsa
Memburu Pemangsa juga dijadwalkan tayang pada 24 September 2026. Film ini membawa pendekatan horor thriller.
Ceritanya berpusat pada penyelidikan hilangnya sejumlah anak. Kasus tersebut kemudian menyeret beberapa perempuan dalam pencarian pelaku.
Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Taskya Namya, dan Yasamin Jasem menjadi bagian dari pemerannya.
Konsep investigasi membuat film ini berbeda dari horor yang hanya berpusat pada gangguan makhluk gaib. Unsur misteri juga menjadi bagian penting dalam ceritanya.
7. Pengabdi Setan 3: Origin
Pengabdi Setan 3: Origin belum masuk bioskop pada 2026. Namun, film ini sudah resmi memasuki tahap produksi.
Joko Anwar kembali menjadi penulis sekaligus sutradara. Film ini dijadwalkan hadir di bioskop pada 2027.
Cerita akan membawa penonton lebih dekat pada asal berbagai misteri dalam semesta Pengabdi Setan.
Karena itu, judul ini layak masuk daftar film horor yang patut ditunggu. Apalagi film tersebut melanjutkan semesta dari dua film sebelumnya.
Pilihan Horornya Semakin Beragam
Deretan film horor Indonesia terbaru tersebut menunjukkan perubahan menarik dalam genre ini. Cerita lokal mulai mendapat ruang lebih besar.
Suanggi: Ilmu Kutukan membawa mitologi Indonesia Timur. Sementara Urang Bunian mengangkat legenda dari wilayah Sumatra.
Munafik: Melawan Iblis menawarkan horor religi. Paket Santet menggunakan benda sehari-hari sebagai pintu masuk teror.
Sementara itu, Memburu Pemangsa memadukan horor dengan investigasi. Pengabdi Setan 3: Origin menjadi judul yang masih harus menunggu hingga 2027.
Jadi, penonton tidak harus mencari film horor dengan pola cerita yang sama. Tahun ini menghadirkan pilihan dari mitologi, religi, misteri, hingga thriller.
Bagi pencinta horor Indonesia, daftar tersebut bisa menjadi panduan untuk menentukan tontonan berikutnya. Tinggal sesuaikan dengan tema dan jenis teror yang paling menarik.














