Kemnaker Buka MagangHub Batch 3, Ini Jadwal Cek Kelayakan dan Pelamaran Bagi Peserta

Kementerian Ketenagakerjaan menyosialisasikan pendaftaran mitra MagangHub Batch 3 Angkatan II 2026, sementara calon peserta dijadwalkan melakukan cek kelayakan dan melamar lowongan melalui portal resmi MagangHub. (Foto: Dok. Kemnaker)

SUARAMALANG.COM, Jakarta – Program Magang Nasional MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 memasuki tahap pendaftaran mitra perusahaan dan calon peserta pada akhir Oktober. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya kesiapan administrasi penyelenggara sekaligus ketelitian calon peserta dalam memeriksa persyaratan sebelum melamar posisi magang.

Pendaftaran mitra penyelenggara dibuka hingga 29 Oktober 2026. Sementara itu, calon peserta dapat melakukan pemeriksaan kelayakan mulai 27 Oktober hingga 4 November 2026, sebelum dan selama periode pelamaran lowongan yang dijadwalkan pada 31 Oktober hingga 4 November 2026.

Rangkaian tahapan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan program yang ditujukan untuk mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan pengalaman kerja langsung di perusahaan maupun instansi pemerintah.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, program pemagangan diharapkan membantu menyelaraskan keterampilan lulusan dengan kebutuhan praktik di dunia kerja.

“Melalui pengalaman kerja ini, harapannya ada keselarasan antara pendidikan, keahlian, dan kebutuhan praktik di lapangan,” ujar Cris dalam kegiatan Sosialisasi Nasional dan Coaching Clinic Program MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Perusahaan Harus Memenuhi Persyaratan Mitra

Program MagangHub terbuka bagi perusahaan swasta, BUMN dan BUMD, perusahaan multinasional, serta kementerian dan lembaga pemerintah. Keterlibatan berbagai jenis penyelenggara diharapkan memperluas pilihan tempat magang dan mendorong pemerataan kesempatan hingga ke daerah.

Baca Juga:  Putusan MK Jadi Momentum Pembenahan Sistem Kebencanaan Nasional

Namun, perusahaan dan instansi yang ingin menjadi mitra perlu menyiapkan sejumlah persyaratan. Di antaranya akun SIAPkerja bagi operator yang ditunjuk, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta data dan kelengkapan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

Proses pendaftaran mencakup pengisian data perusahaan, pemenuhan dokumen administrasi, serta pengajuan lowongan magang. Mitra juga perlu menjelaskan posisi yang ditawarkan, kualifikasi pendidikan, kurikulum pemagangan, dan lokasi pelaksanaan.

Kemnaker selanjutnya melakukan verifikasi terhadap data perusahaan dan operator, keaktifan pelaporan WLKP, serta kesesuaian posisi yang diajukan dengan ketentuan program. Karena itu, perusahaan tidak cukup hanya mengajukan lowongan, tetapi juga perlu memastikan rancangan pemagangan sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.

Calon Peserta Perlu Memeriksa Kelayakan Sebelum Melamar

Bagi calon peserta, tahapan pemeriksaan kelayakan menjadi langkah awal untuk memastikan kesesuaian data dan persyaratan. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengimbau peserta mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.

Perusahaan yang lolos sebagai mitra dan lowongan magang dijadwalkan diumumkan melalui platform MagangHub pada 30 Oktober 2026. Setelah itu, calon peserta dapat memilih posisi yang sesuai dengan kualifikasi dan minat masing-masing, lalu mengajukan lamaran pada 31 Oktober hingga 4 November 2026.

Baca Juga:  Bahlil Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman, Pasokan di Jawa Timur Berangsur Pulih

Seluruh proses pendaftaran dan pemeriksaan profil dilakukan melalui portal resmi maganghub.kemnaker.go.id. Calon peserta disarankan memeriksa informasi persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tahapan seleksi.

Melalui program ini, Kemnaker berharap lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman praktik yang relevan, sementara perusahaan dan instansi dapat mengenali potensi calon tenaga kerja. Keberhasilan pelaksanaannya bergantung pada kesiapan mitra menyediakan program magang yang terstruktur serta ketelitian peserta dalam mengikuti setiap tahapan.