Prakiraan Cuaca Malang Raya Senin 26 Oktober 2026, BMKG Catat Potensi Udara Kabur dan Hujan

Kondisi langit berawan di wilayah Malang Raya. Warga diimbau memantau prakiraan cuaca dan kualitas udara sebelum beraktivitas pada Senin, 26 Oktober 2026. (Foto: Ilustrasi)

SUARAMALANG.COM, Malang – Cuaca di wilayah Malang Raya pada Senin (26/10/2026) diprakirakan didominasi kondisi berawan, dengan potensi udara kabur dan hujan ringan di sejumlah kecamatan. Perbedaan kondisi antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu membuat warga perlu menyesuaikan persiapan sebelum beraktivitas.

Berdasarkan prakiraan cuaca pada laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah Kota Malang diperkirakan mengalami cuaca berawan dengan suhu sekitar 20–33 derajat Celsius. Di beberapa kecamatan, seperti Klojen, Sukun, dan Lowokwaru, kondisi udara kabur juga muncul dalam prakiraan untuk sebagian wilayah atau kelurahan.

Di Kabupaten Malang, kondisi cuaca bervariasi menurut kecamatan. Sejumlah wilayah seperti Donomulyo, Pagak, dan Bantur diprakirakan berawan dengan suhu berkisar 23–28 derajat Celsius. Sementara itu, beberapa daerah lain berpotensi mengalami udara kabur.

Kota Batu memiliki kondisi berbeda karena berada di kawasan dataran tinggi. Prakiraan BMKG untuk Kecamatan Batu dan Bumiaji menunjukkan potensi kabut atau udara kabur dengan suhu relatif rendah, sekitar 16–19 derajat Celsius. Di wilayah Junrejo, beberapa desa diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu sekitar 18–26 derajat Celsius.

Perlu diperhatikan bahwa prakiraan tersebut menunjukkan kondisi di lokasi tertentu, bukan gambaran seragam untuk seluruh Malang Raya. Warga sebaiknya memeriksa pembaruan cuaca berdasarkan kecamatan atau kelurahan masing-masing melalui laman resmi BMKG.

Baca Juga:  Jatim Jadi Rujukan Nasional Sertifikasi Kompetensi Kebencanaan, 45 Personel Ikuti Uji Kompetensi

Kualitas udara Malang perlu tetap dipantau

Selain cuaca, kualitas udara menjadi perhatian setelah Kota Malang sempat mengalami penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kecamatan Sukun.

Dalam pemantauan pada Jumat (23/10/2026), kualitas udara Malang dilaporkan kembali berada dalam kategori sedang setelah sempat masuk kategori tidak sehat pada Kamis (22/10/2026). BMKG menjelaskan bahwa penyebaran asap tidak selalu merata karena dipengaruhi arah angin.

Data kualitas udara BMKG yang tersedia pada laman resminya juga menampilkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 untuk wilayah Malang. Namun, hasil pemantauan tersebut merupakan gambaran pada waktu pengukuran, bukan jaminan kondisi udara sepanjang Senin. Warga perlu memeriksa pembaruan terbaru, terutama jika kembali tercium asap atau muncul kabut yang mengurangi jarak pandang.

Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk ke saluran pernapasan. Anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan perlu lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk.

Hal yang perlu diperhatikan warga

Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menyiapkan payung atau jas hujan untuk mengantisipasi perubahan cuaca. Pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan ketika melewati kawasan berkabut atau udara kabur, terutama pada pagi hari dan di jalur yang memiliki jarak pandang terbatas.

Baca Juga:  Jatim Masih Didominasi Pekerja Informal, Pemprov Dorong Transformasi Ketenagakerjaan

Jika kualitas udara menurun atau tercium asap, kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Kelompok sensitif dapat menggunakan masker respirator yang sesuai, seperti N95, ketika harus berada di lingkungan berasap atau berpartikel tinggi. Tutup jendela sementara apabila asap masuk ke dalam rumah, dan ikuti informasi resmi mengenai sumber polusi.

BMKG juga mengingatkan pentingnya mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membakar sampah di lahan terbuka, membakar lahan, atau membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi cuaca dan kualitas udara dapat berubah dalam waktu singkat, sehingga pembaruan informasi resmi tetap menjadi acuan utama untuk menentukan aktivitas harian.