UB Masuk 3 Besar Universitas Terbaik di Indonesia Versi Puspresnas

Prestasi Mahasiswa Antar UB ke Peringkat Tiga Nasional

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Brawijaya kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, UB berhasil menduduki peringkat ketiga dalam daftar TOP 10 universitas terbaik di Indonesia kategori prestasi mahasiswa.

Capaian tersebut menempatkan UB sebagai salah satu perguruan tinggi paling progresif di Indonesia. Posisi itu diraih melalui akumulasi prestasi mahasiswa dalam berbagai kompetisi nasional, regional, hingga internasional sampai April 2026.

Iklan

UB kini bersaing ketat dengan sejumlah kampus ternama lainnya, seperti Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam pemeringkatan prestasi mahasiswa tingkat nasional.

UB Perkuat Sistem Pengembangan Talenta Mahasiswa

Kepala UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa UB, Abu Bakar Sambah menjelaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil perubahan proses bisnis kemahasiswaan untuk mempercepat lahirnya prestasi mahasiswa.

Menurutnya, UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa kini difungsikan sebagai training center bagi mahasiswa. Kampus tidak hanya mengirim peserta lomba, tetapi juga melakukan pembinaan berbasis klaster minat dan bakat.

“UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa berfungsi sebagai training center bagi mahasiswa. Kami tidak hanya mengirimkan mahasiswa untuk lomba, tetapi kami siapkan melalui klasterisasi minat dan bakat, mulai dari penalaran, robotik, hingga seni dan olahraga,” ujarnya.

Ia menambahkan, UB secara konsisten mengikuti 23 bidang lomba wajib yang dikelola Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI/Belmawa). Kompetisi tersebut meliputi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, ONMIPA, hingga Kontes Robot Indonesia.

Program SKM Siapkan Portofolio Non-Akademik Mahasiswa

Selain fokus pada kompetisi, UB juga tengah memfinalisasi program Satuan Kegiatan Mahasiswa (SKM). Sistem ini dirancang untuk merekam seluruh aktivitas non-akademik mahasiswa.

Program tersebut mencakup pengalaman organisasi, kepanitiaan, kewirausahaan, hingga capaian lomba mahasiswa. Nantinya, seluruh rekam aktivitas itu akan masuk dalam transkrip nilai non-akademik mahasiswa.

“Sertifikat SKM ini akan membangun portofolio diri mahasiswa. Kami ingin lulusan UB tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill yang terverifikasi, sehingga mereka lebih kompetitif dan cepat terserap di dunia kerja,” tambahnya.

Mahasiswa Diminta Aktif Bangun Atmosfer Prestasi

Meski telah masuk tiga besar nasional, pihak UB menilai konsistensi tetap menjadi tantangan utama. Mahasiswa didorong aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri agar budaya prestasi terus terjaga.

Abu Bakar Sambah menilai, keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya ditentukan kecerdasan. Ketelitian dan kepatuhan terhadap aturan lomba juga menjadi faktor penting untuk meraih juara.

“Harapan kami, seluruh sivitas akademika terus berkolaborasi membangun atmosfer prestasi ini. Kepada mahasiswa, jangan ragu untuk mencoba. Ikutilah organisasi, lomba, kepanitiaan, atau kegiatan kewirausahaan,” pungkasnya.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar UB untuk terus berinovasi. Kampus juga menargetkan mampu mempertahankan posisinya di jajaran elit universitas terbaik di Indonesia.

Iklan
Iklan
Iklan