SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat kesejahteraan pegawai melalui pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sosialisasi program TASPEN bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
UIN Malang menggelar kegiatan tersebut di Aula Gedung Rektorat Lantai 5 pada Senin (22/6/2026). Kampus menghadirkan tim PT TASPEN (Persero) Cabang Malang sebagai narasumber.
Dosen, tenaga kependidikan, dan PPPK mengikuti kegiatan tersebut untuk memahami jaminan sosial serta perencanaan keuangan jangka panjang.
UIN Malang Dorong ASN dan PPPK Merencanakan Masa Depan
Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Malang, Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag., mengatakan kegiatan itu menjadi sarana pembinaan ASN sekaligus edukasi kesejahteraan.
Menurutnya, seluruh pegawai perlu menyusun rencana masa depan sejak dini. Karena itu, pegawai harus memahami berbagai program perlindungan sosial yang tersedia.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini kita dapat berkumpul kembali dalam acara Keberkahan Bersama. Selain pembinaan ASN dan silaturahmi, yang paling penting adalah sosialisasi tentang bagaimana mempersiapkan hidup yang bahagia dan sejahtera di masa depan,” ujarnya.
Muhtar juga mengapresiasi PPPK yang berhasil melewati proses seleksi dan pengangkatan.
Ia menilai pencapaian tersebut layak disyukuri di tengah ketidakpastian dunia kerja dan gelombang PHK di berbagai sektor.
“Lebih baik bekerja daripada tidak bekerja. Di saat banyak perusahaan menghadapi kesulitan dan terjadi gelombang PHK di berbagai sektor, Bapak-Ibu yang ada di sini adalah orang-orang yang beruntung,” tegasnya.
UIN Malang Terus Perjuangkan Kesejahteraan PPPK
Muhtar menegaskan birokrasi kampus terus memperjuangkan berbagai aspek kesejahteraan PPPK.
Salah satu fokus utama menyangkut kepastian regulasi dan penguatan status kepegawaian.
Ia meminta seluruh pegawai memperbarui data secara berkala dan menjaga komunikasi dengan instansi terkait.
Menurutnya, langkah tersebut akan mempermudah proses penyesuaian ketika pemerintah menerbitkan regulasi baru.
Selain itu, Muhtar mengingatkan pentingnya perencanaan hidup jangka panjang sebagaimana pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Hasyr ayat 18.
“Bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan. Ikhtiar, doa, dan perencanaan yang matang akan membantu kita mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih terarah,” katanya.
TASPEN Paparkan Program Perlindungan untuk PPPK
Kepala PT TASPEN (Persero) Cabang Malang, Auna Rosmala, mengapresiasi perhatian UIN Malang terhadap kesejahteraan pegawai.
Menurutnya, dosen dan tenaga kependidikan memegang peran penting dalam mencetak generasi bangsa yang unggul.
“Bapak-Ibu sekalian adalah bagian penting dalam pelayanan pendidikan. Pengabdian yang dilakukan setiap hari memiliki dampak besar bagi masa depan mahasiswa dan bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Auna menjelaskan berbagai program perlindungan sosial yang dapat diakses PPPK sebagai bagian dari ASN.
Program itu mencakup Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kesehatan.
Selain itu, TASPEN juga menyediakan santunan kematian, bantuan biaya pemakaman, beasiswa anak, dan perlindungan risiko kecelakaan kerja.
TASPEN Tawarkan Program Persiapan Pensiun
PT Asuransi Jiwa TASPEN juga menawarkan program persiapan pensiun bagi PPPK secara sukarela.
Program tersebut membantu peserta menyusun perencanaan keuangan jangka panjang melalui tabungan dan perlindungan masa purnatugas.
Auna menegaskan peserta bebas menentukan keikutsertaan dalam program tersebut.
“Tidak ada unsur paksaan dalam program ini. Kami hadir untuk memberikan edukasi dan membantu ASN mempersiapkan masa depan yang lebih pasti,” jelas Auna.
Pegawai dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui situs resmi PT TASPEN (Persero).
Melalui kegiatan ini, UIN Malang berharap ASN dan PPPK semakin memahami pentingnya perlindungan sosial serta perencanaan keuangan jangka panjang.
Dengan bekal tersebut, para pegawai dapat menjalankan tugas secara optimal sekaligus membangun masa depan yang lebih aman, terencana, dan sejahtera.















