SUARAMALANG.COM, Kota Malang -Pemerintah Kota Malang mendesak pedagang Pasar Gadang segera mengosongkan area jualan mereka. Langkah mandiri ini menentukan nasib proyek perbaikan jalan yang warga nantikan sejak lama.
Menanti Lapak Kosong
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menargetkan proyek fisik mulai berjalan pada April ini. Namun, tumpukan kios pedagang masih menutup akses alat berat untuk bekerja di lapangan.
”Kita harapkan bulan April ini sudah bisa persiapan pengadaannya,” ujar Dandung dengan nada optimis.
Tanggung Jawab Mandiri
Pedagang seharusnya berpindah ke sisi selatan secara mandiri sesuai arahan Wali Kota Malang. Kesadaran mereka untuk membongkar kios sendiri sangat mempengaruhi kecepatan perbaikan infrastruktur jalan tersebut.
”Diharapkan akhir bulan ini pedagang sudah melakukan pembongkaran sendiri terhadap kios-kiosnya.”
Batasan Wewenang Instansi
DPUPRPKP hanya bisa menunggu area benar-benar bersih sebelum menerjunkan tim konstruksi ke lokasi. Mereka tidak memiliki kuasa untuk memaksa atau mengusir para pedagang secara langsung.
”Kewenangan pemindahan pasar kan bukan di kita,” pungkas Dandung menjelaskan posisi instansinya.
Fokus Jalur Koordinasi
Pihak dinas memastikan tidak ada intervensi khusus kepada instansi lain terkait percepatan relokasi ini. Semua pihak bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing demi kelancaran proyek.
”Kita tidak melakukan rekomendasi, sudah sesuai tupoksi masing-masing,” tandas Dandung menutup pembicaraan.
























