Pemerintah Kabupaten Malang-Ucapan Idul Fitri

Yupi Rere Bantah Tudingan, Klaim Identitas Sudah Diketahui

Rere Buka Suara Soal Tuduhan

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kasus pernikahan sesama wanita di Kota Malang memasuki babak baru. Yupi Rere akhirnya menyampaikan klarifikasi atas tudingan yang beredar.

Ia mengaku kecewa terhadap narasi publik. Ia menilai informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta.

Iklan

“Dari video yang beredar, kecewa pasti, kesel iya, apalagi beritanya tidak sesuai kenyataan,” ujar Rere.

Klaim Identitas Sudah Diketahui Sejak Awal
Rere menegaskan Intan sudah mengetahui identitas dirinya sejak awal. Ia menyebut keluarga Intan juga memahami hal tersebut.

“Dia dari awal sudah tahu identitasku, keluarganya juga tahu,” kata Rere. Ia menyebut hubungan berjalan tanpa paksaan.

Rere juga mengaku mengetahui video viral dari teman-temannya. Ia menyebut reaksi mereka cukup emosional.

“Teman-temannya sampai emosi semua,” ujarnya.

Awal Perkenalan hingga Hubungan Dekat
Rere menjelaskan awal pertemuan terjadi di Kota Batu. Ia bertemu Intan di salah satu tempat hiburan malam.

“Kenalnya di Batu, salah satu tempat hiburan malam,” tuturnya. Hubungan keduanya berkembang melalui interaksi intens.

Ia menyebut komunikasi berlangsung cukup lama. Kedekatan itu kemudian berlanjut ke hubungan lebih serius.

“Sudah tahu dari awal, bahkan dari keluarganya,” ungkap Rere.

Narasi Sebelumnya Picu Laporan
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah pernikahan siri keduanya terungkap. Intan melaporkan Rere ke polisi atas dugaan pemalsuan dokumen.

Intan juga mengaku menerima berbagai janji kehidupan mewah sebelum pernikahan. Ia menyebut janji tersebut memengaruhi keputusannya.

Perkembangan lain muncul saat dua mobil datang ke rumah Intan pada malam hari. Keluarga mengaitkan kejadian itu dengan pesan penjemputan.

Sejak insiden tersebut, Intan membatasi aktivitasnya. Ia memilih tetap berada di rumah dalam pengawasan keluarga.

Perbedaan Versi Masih Bergulir
Kasus ini kini menghadirkan dua versi berbeda. Rere menyatakan semua pihak sudah mengetahui identitasnya sejak awal.

Di sisi lain, laporan Intan menyebut adanya dugaan penipuan. Perbedaan keterangan ini masih menjadi perhatian publik.

Pihak kepolisian masih menangani laporan yang masuk. Perkembangan selanjutnya masih menunggu hasil penyelidikan.

Iklan
Iklan
Iklan