Diego Simeone telah mengabdi lebih dari satu dekade sebagai pelatih Atletico Madrid dan kini bersiap memasuki musim ke-15 bersama klub ibu kota Spanyol tersebut.
Pelatih asal Argentina tersebut saat ini memegang status sebagai juru taktik yang paling lama menjabat di sebuah klub di antara lima liga teratas Eropa. Sejak dipegang Simeone pada tahun 2012, Los Rojiblancos menunjukkan perkembangan yang pesat dengan konsisten finis di posisi empat besar LaLiga, mengamankan dua gelar juara, serta dua kali menembus babak final Liga Champions.
Kontrak Simeone di Stadion Metropolitano dijadwalkan berakhir pada musim panas tahun depan. Kendati demikian, belum ada kejelasan mengenai rencana lanjutan dari pihak El Cholo maupun manajemen Atletico Madrid.
Melihat durasi masa baktinya, Diego Simeone dinilai berpeluang mengikuti jejak Sir Alex Ferguson yang menangani Manchester United selama lebih dari 26 tahun, atau Arsene Wenger yang menakhodai Arsenal selama 22 tahun. Menanggapi hal tersebut, pelatih berusia 56 tahun itu mengaku hanya berfokus membawa Atletico meraih kesuksesan.
“Saya hanya memikirkan tentang energi, kekuatan, dan kerendahan hati yang kami butuhkan untuk berada di sini,” ujar Simeone kepada L’Equipe, sebagaimana dikutip dari Mundo Deportivo.
“Kami berada di sebuah klub yang bersaing dengan dua klub superpower (…) Kami berada di posisi privilese sekarang, tapi klub-klub yang ada di bawah kami ingin bersaing dengan kami,” imbuhnya.
Simeone juga menegaskan bahwa standar di klubnya sangat tinggi untuk bisa bersaing di level domestik. “Di Atletico itu, Anda harus selalu 110%; 100% saja tidak cukup untuk juara di Spanyol. Anda harus terus membaik setiap hari dan jangan pernah kehilangan kerendahan hati, karena rival-rival di bawah Anda terus membaik,” lugas Simeone.















