Atlet Malang Tembus Asian Games 2026, KONI Bidik Medali dan Regenerasi

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Panggung Asian Games Nagoya 2026 membawa nama Kota Malang ke level olahraga Asia. Lima atlet dan dua pelatih masuk dalam kontingen Indonesia pada ajang tersebut.

KONI Kota Malang berharap kiprah mereka tidak berhenti pada pengalaman bertanding. Perolehan medali juga menjadi target yang ingin dibawa pulang ke Kota Malang.

Lima Atlet dan Dua Pelatih

Sekretaris Umum KONI Kota Malang Joko Purwosusanto membenarkan jumlah tersebut. Ia menyebut lima atlet dan dua pelatih masuk dalam data kontingen Indonesia.

“Ya, datanya ada lima atlet dan dua pelatih,” ujar Joko kepada JatimTIMES, Senin (14/9/2026).

Lima atlet itu berasal dari beberapa cabang olahraga. Faizzatus Shoimah memperkuat tim basket 5×5 Indonesia.

Sementara itu, Dika Alif Dhentaka dan Dewika Mulya Sova atau Ocha turun pada cabang balap sepeda. Ahmad Ghozali Fuaiz memperkuat cabang wushu.

Satu atlet lainnya, Muhammad Syelhan Nurrahmat, juga berlaga pada cabang balap sepeda. Dua pelatih asal Malang ikut mendampingi kontingen Indonesia.

Ari Kristanto bertugas sebagai pelatih Indonesia Cycling Federation atau ICF. Andrie Ekayana menangani tim basket Indonesia.

Atlet Andalan Kota Malang

Joko menyebut para atlet tersebut memiliki rekam jejak kuat. Mereka sebelumnya menjadi bagian dari kekuatan olahraga Kota Malang.

Namun, status prestasi membuat mereka tidak lagi bisa memperkuat Kota Malang pada Porprov. Aturan tersebut berlaku bagi atlet yang sudah menembus level PON dan internasional.

Baca Juga:  Update Klasemen Proliga 2026 Jumat 6 Februari: Petrokimia Tumbang, Popsivo Melejit ke Tiga Besar!

“Nah waktu Porprov, mereka memang andalan kita di Kota Malang. Karena dia sudah masuk PON dan pernah medali emas di PON atau sudah internasional, nah itu sudah tidak bisa lagi memperkuat Porprov,” jelasnya.

Meski begitu, pembinaan dan rekam jejak mereka tetap memiliki hubungan dengan Kota Malang. Karena itu, KONI melihat kiprah mereka sebagai bagian dari wajah olahraga daerah.

KONI Berharap Ada Medali

KONI Kota Malang kini menaruh harapan pada perjuangan mereka di Asian Games Nagoya. Joko berharap para atlet mampu menyumbangkan medali untuk Indonesia.

“Ya, harapan kita atlet yang dari KONI Kota Malang dalam memperkuat Asian Games bisa memperoleh medali,” tutur Joko.

Menurutnya, prestasi tersebut juga membawa dampak bagi olahraga Kota Malang. Keberhasilan itu dapat menjadi contoh bagi atlet muda yang sedang menjalani pembinaan.

Joko menilai pencapaian di tingkat Asia bisa membuka gambaran tentang jenjang karier atlet. Atlet muda dapat melihat peluang menuju kompetisi internasional dari daerah.

“Ya, harapan saya nanti adik-adik atlet yang mengetahui, apalagi nanti branding di saat mereka memperoleh prestasi, itu kan akan menjadi motivasi tersendiri bagi atlet-atlet yang di bawahnya,” ungkapnya.

Ada Penghargaan bagi Atlet Berprestasi

KONI Kota Malang juga menyiapkan skema penghargaan bagi atlet berprestasi. Anggaran tersebut masuk dalam pos penghargaan atlet berprestasi.

Joko mengatakan penghargaan berlaku bagi atlet yang meraih medali pada kejuaraan nasional maupun internasional. Besaran penghargaan mengikuti tingkat prestasi dan level kejuaraan.

Baca Juga:  Piala AFF U-23 2025: Indonesia Libas Brunei 8-0, Jens Raven Borong 6 Gol

“Melalui KONI ada memang disiapkan anggaran untuk atlet berprestasi. Penghargaan atlet berprestasi, secara judul di rancangan anggarannya seperti itu,” katanya.

Namun, Joko belum menyebut nominal penghargaan untuk masing-masing medali. KONI akan memberikan penghargaan setelah atlet mencatatkan prestasi.

“Nanti biasanya kita berikan setelah nanti mereka berprestasi,” ujarnya.

Ia memastikan skema tersebut sudah masuk dalam perencanaan anggaran. Ketentuannya juga sudah mendapat persetujuan melalui NPHD.

Besaran penghargaan akan mengikuti jenis medali dan level kejuaraan. Perbedaan juga berlaku antara prestasi nasional dan internasional.

“Tapi secara patokannya ada sih dari yang sudah disetujui di NPHD, disetujui oleh Pak Wali,” terang Joko.

Dengan lima atlet dan dua pelatih di Asian Games Nagoya 2026, Kota Malang memiliki wakil di panggung Asia. KONI berharap prestasi mereka memberi hasil sekaligus menguatkan regenerasi atlet daerah.