Tekno  

5 Smartwatch Garmin untuk Running 2026, dari Pemula hingga Pelari Serius

Garmin memiliki sejumlah smartwatch yang dirancang untuk kebutuhan lari, mulai dari pelari pemula hingga atlet dengan latihan terstruktur. (Foto: Garmin Indonesia)

SUARAMALANG.COM – Pilihan smartwatch Garmin untuk running semakin beragam pada 2026. Garmin menempatkan sejumlah model dalam kategori jam tangan lari, mulai dari perangkat yang ditujukan untuk pelari pemula hingga jam dengan fitur latihan dan navigasi untuk kebutuhan yang lebih serius.

Perbedaannya tidak hanya terletak pada harga. Kapasitas baterai, jenis layar, akurasi GPS, fitur latihan, pemulihan, navigasi, hingga dukungan musik membuat setiap seri memiliki sasaran pengguna berbeda.

Garmin Indonesia saat ini mencantumkan sejumlah model dalam kategori jam tangan lari, termasuk Forerunner 170, Forerunner 70, Forerunner 165, Forerunner 570, Forerunner 970, dan Forerunner 55. Katalog resmi Garmin Indonesia juga menunjukkan adanya pilihan khusus untuk trail running dan multisport.

Garmin Forerunner 165 Music untuk Pelari yang Baru Memulai

Forerunner 165 Music berada di kelas yang relatif mudah dipahami pengguna baru. Jam ini menggunakan layar AMOLED 1,2 inci, memiliki bobot sekitar 39 gram, serta menawarkan daya tahan baterai hingga 11 hari dalam mode smartwatch.

Untuk latihan, Garmin menyediakan GPS, pemantauan detak jantung, metrik latihan, pelacakan tidur, Daily Suggested Workouts, serta Garmin Coach. Fitur tersebut dapat membantu pengguna membuat latihan lebih terarah tanpa harus langsung masuk ke perangkat kelas premium.

Varian Music juga memungkinkan pengguna menyimpan lagu dan playlist dari layanan yang kompatibel sehingga musik dapat diputar langsung dari jam menggunakan headphone nirkabel. Garmin turut menyediakan fitur keselamatan seperti deteksi insiden dan LiveTrack ketika perangkat terhubung dengan smartphone yang kompatibel.

Baca Juga:  Mengatasi Kecanduan TikTok: Tips untuk Pengguna dan Orang Tua

Forerunner 570 dan 970 untuk Latihan yang Lebih Terstruktur

Ketika kebutuhan latihan mulai meningkat, Forerunner 570 menawarkan fitur yang lebih lengkap. Garmin membekalinya dengan layar AMOLED, GPS multi-band, metrik lari, status latihan, beban latihan, VO2 Max, Training Readiness, hingga rekomendasi latihan harian yang menyesuaikan performa dan pemulihan.

Forerunner 570 tersedia dalam ukuran 42 mm dan 47 mm. Garmin Indonesia menetapkan harga peluncuran Rp9.239.000 untuk kedua ukuran tersebut, sementara halaman resmi Garmin yang saat ini dapat diakses masih mencantumkan harga tersebut.

Di atasnya terdapat Forerunner 970 yang membawa fitur navigasi lebih lengkap. Jam ini memiliki peta bawaan, navigasi belokan demi belokan, layar AMOLED, senter LED, serta metrik performa seperti Running Economy, Running Tolerance, dan Step Speed Loss.

Garmin Indonesia mencantumkan harga Forerunner 970 sebesar Rp12.599.000. Baterainya dapat bertahan hingga 15 hari dalam mode smartwatch, sedangkan fitur latihan dan pemulihannya ditujukan untuk pelari serta atlet triathlon dengan program yang lebih terstruktur.

Enduro 3 dan fēnix 8 Pro untuk Kebutuhan Outdoor

Untuk pelari yang masuk ke medan trail atau ultra running, kebutuhan perangkat berubah. Daya tahan baterai, navigasi, pemantauan elevasi, serta fitur keselamatan menjadi lebih penting dibanding sekadar mengejar desain smartwatch.

Enduro 3 dalam materi sumber dirancang untuk daya tahan ekstrem dengan dukungan pengisian tenaga surya, pemetaan, ClimbPro, dan senter. Perangkat ini diarahkan untuk ultra-runner yang mengikuti lomba jarak jauh hingga multi-day race.

Baca Juga:  Mudik Gratis Bareng Kemenhub: Angkut Orang dan Sepeda Motor, Yuk Daftar!

Sementara itu, fēnix 8 Pro ditempatkan sebagai perangkat multisport untuk aktivitas outdoor. Fitur seperti navigasi, multi-band GPS, senter, ClimbPro, dan konektivitas keselamatan membuatnya lebih ditujukan kepada pengguna yang juga melakukan aktivitas di luar lari.

Garmin sendiri dalam laporan akhir 2025 menyebut fēnix 8 Pro sebagai salah satu smartwatch terbaru yang masuk dalam ekosistem perangkatnya untuk mendukung aktivitas dan analisis kebugaran.

Dengan demikian, pilihan smartwatch Garmin untuk running pada 2026 sangat bergantung pada pola latihan. Pemula dapat mempertimbangkan fitur dasar seperti GPS, Garmin Coach, detak jantung, dan pemulihan, sedangkan pelari berpengalaman dapat membutuhkan metrik latihan, navigasi, GPS multi-band, hingga pemetaan.

Harga juga perlu diperiksa kembali sebelum membeli karena promo dan ketersediaan dapat berubah. Untuk informasi terbaru mengenai produk dan harga, calon pembeli dapat mengecek Garmin Indonesia sebelum melakukan transaksi.