SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Politeknik Negeri Malang menggelar pelatihan literasi digital untuk ibu rumah tangga anggota PKK RT 01/RW 03 Dusun Rambaan, Desa Landungsari. Kegiatan ini mendorong peserta memanfaatkan teknologi digital secara produktif melalui affiliate marketing dan pembuatan konten promosi sederhana.
Selama ini, sebagian besar peserta memanfaatkan media digital hanya untuk kebutuhan konsumsi daring. Karena itu, tim PKM menghadirkan pelatihan berbasis e-commerce affiliate dan copywriting agar peserta memahami peluang tambahan penghasilan dari platform digital.
Pelatihan Affiliate Marketing Buka Peluang Penghasilan Tambahan
Ketua pelaksana kegiatan, Candrika Citra Sari, menjelaskan pelatihan dimulai dengan sesi pembukaan serta pengisian pre-test. Tahap itu bertujuan mengukur pemahaman awal peserta mengenai affiliate marketing dan produksi konten digital.
Selanjutnya, narasumber menyampaikan materi terkait peluang bisnis affiliate, strategi konten, pemilihan niche, hingga teknik membangun engagement audiens. Peserta juga mempelajari pola monetisasi media sosial yang kini berkembang pesat.
Selain itu, pelatihan menghadirkan Dina Nisrina sebagai praktisi affiliate marketing sekaligus content creator. Ia membimbing peserta memahami struktur video promosi yang efektif dan mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Menurut Candrika, materi pelatihan dirancang sederhana agar mudah dipahami peserta. Dengan demikian, ibu rumah tangga dapat langsung mempraktikkan keterampilan tersebut menggunakan telepon pintar yang mereka miliki.
Peserta Belajar Membuat Hook dan Video Promosi
Pada sesi praktik, peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok mendapat pendampingan langsung dari dosen dan mahasiswa Polinema.
Peserta kemudian membuat video affiliate berdasarkan produk pilihan mereka. Tim PKM mendampingi proses penyusunan konsep, pengambilan gambar, hingga penyuntingan video menggunakan aplikasi gratis.
Selain membuat visual promosi, peserta juga belajar menyusun naskah voice over. Struktur materi meliputi hook pembuka, isi utama, dan call to action agar video lebih menarik bagi audiens.
Salah satu peserta bernama Fidha mengaku memperoleh wawasan baru dari pelatihan tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat utamanya terkait bagaimana membuat Hook di awal video supaya lebih menarik ketika berjualan atau membuat video promosi,” ujarnya.
Tim PKM Polinema Dampingi Praktik Konten Digital
Program pengabdian ini melibatkan sejumlah dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator kegiatan. Tim tersebut terdiri dari Candrika Citra Sari, Dr. Hiqma Nur Agustina, Titis Agunging Tyas, Yanik Lailinas Sakinah, Dhimas Dwi Nugraha Hadistya, dan Lilik Budiarti.
Di akhir sesi, setiap kelompok mengirimkan hasil video melalui grup WhatsApp untuk mendapat evaluasi narasumber. Tim pelaksana lalu memilih satu kelompok terbaik dan memberikan hadiah apresiasi.
Antusiasme Peserta Tinggi Selama Pelatihan Digital
Candrika menyebut para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi dan mencoba berbagai ide konten yang sesuai dengan tren media sosial saat ini.
“Setiap kelompok mengumpulkan hasil video melalui grup WhatsApp untuk mendapatkan evaluasi dan masukan dari narasumber. Satu kelompok dipilih sebagai pembuat konten terbaik dan mendapatkan hadiah,” jelasnya.
Selain meningkatkan keterampilan digital, program ini juga memperkuat kepercayaan diri peserta dalam memanfaatkan teknologi. Karena itu, tim PKM berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di lingkungan masyarakat.
Informasi mengenai pengembangan literasi digital masyarakat juga dapat diakses melalui Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Pada akhirnya, pelatihan ini diharapkan membantu ibu rumah tangga memahami peluang ekonomi digital secara lebih luas dan berkelanjutan.


















