SUARAMALANG.COM, Kota Malang--Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan dukungan penuh terhadap program Satu Gugus Depan Satu Renovasi Rumah yang diinisiasi Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Program tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pemberdayaan generasi muda.
Menurut Wahyu Hidayat, gerakan tersebut tidak hanya berorientasi pada renovasi rumah warga kurang mampu, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi anggota Pramuka melalui aksi nyata pengabdian kepada masyarakat.
Program ini mengimplementasikan nilai-nilai kolaborasi, solidaritas, kepedulian, serta semangat kebersamaan yang menjadi fondasi pembangunan daerah.
“Kami memiliki program Ngalam Santun, Ngalam Ngopeni, dan Ngalam Pinter. Ada relevansi yang kuat dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD Kota Malang, yaitu peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui misi mewujudkan generasi yang berbudaya dan inovatif, serta masyarakat yang sejahtera dan mandiri berbasis perekonomian yang mapan dan adaptif,” ujar Wahyu Hidayat, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, gerakan Satu Gugus Depan Satu Renovasi Rumah juga memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam upaya mengurangi kemiskinan, menekan kesenjangan sosial, dan mewujudkan kawasan permukiman yang layak serta berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Malang mendukung penuh agenda pengembangan kapasitas generasi muda yang dilaksanakan Gerakan Pramuka. Program seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.
Lebih lanjut, Wahyu berharap berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Jawa Timur maupun Kwartir Cabang Kota Malang mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari semangat gotong royong dan penguatan sumber daya manusia yang berkarakter.
“Program ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menjadi pedoman bagi kami dalam mengimplementasikan berbagai program pembangunan, mulai dari penguatan kualitas SDM, pengurangan kesenjangan sosial, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga penguatan tata kelola berbasis partisipasi masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga mengungkapkan bahwa Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Malang dipercaya mewakili Kwartir Daerah Jawa Timur dalam ajang Perkemahan Wirakarya Pramuka Jawa Timur maupun Jambore Nasional. Kepercayaan tersebut menjadi bukti kapasitas dan kiprah Pramuka Kota Malang dalam membangun karakter generasi muda.
Pramuka Media Membentuk Kepemimpinan
Menurutnya, Perkemahan Wirakarya bukan sekadar kegiatan kepramukaan, melainkan media pembentukan kepemimpinan, penguatan karakter, dan wahana pengabdian sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Perkemahan Wirakarya merupakan media pendidikan karakter, penguatan kepemimpinan generasi muda, sekaligus wadah pengabdian sosial yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Gerakan Pramuka harus hadir menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat,” tegas Wahyu.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Malang dan Gerakan Pramuka, program Satu Gugus Depan Satu Renovasi Rumah diharapkan mampu memperkuat budaya gotong royong sekaligus mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga melibatkan organisasi kemasyarakatan dan generasi muda sebagai motor perubahan di tengah masyarakat.
Pewarta: *Halim Ali















