3 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutan Masing-masing

SUARAMALANG.COM, Jakarta – Sejumlah kelompok masyarakat dan relawan dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (27/8/2026). Tiga kelompok yang akan turun ke jalan membawa tuntutan dan tujuan berbeda.

Tiga kelompok tersebut yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4), serta Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM).

AMPB merupakan kelompok masyarakat yang berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sementara RMP4 membawa massa dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Adapun GERAM terdiri atas gabungan organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil.

1. AMPB Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Masyarakat Pati yang tergabung dalam AMPB berencana menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI. Koordinator AMPB Teguh Istianto mengatakan, terdapat dua tuntutan utama yang akan disampaikan dalam aksi tersebut.

Pertama, AMPB mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Kedua, kelompok tersebut menuntut pemberian hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

Warga Pati dijadwalkan mulai berdatangan ke Jakarta pada Rabu (26/8/2026). Sebagian massa bahkan telah lebih dahulu tiba di Jakarta dan beristirahat di rumah aman.

2. RMP4 Dukung Program Pemerintah dan Evaluasi MBG

Berbeda dengan AMPB, Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) menyatakan akan datang ke Jakarta untuk menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah.

Koordinator RMP4 Ali mengatakan salah satu program yang akan mereka dukung adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi anak-anak.

Baca Juga:  Proyek Family Office Luhut Ditolak Dibiayai APBN oleh Menkeu Purbaya

“Dari program MBG ini, kami sangat terbantu. Selain uang saku bisa ditabung, anak-anak bisa mendapatkan makan bergizi setiap hari,” ujar Ali.

Meski mendukung keberlanjutan MBG, RMP4 menilai program tersebut tetap perlu dievaluasi. Salah satu perhatian mereka adalah kondisi sejumlah dapur MBG yang dinilai masih perlu diperbaiki.

Ali menegaskan, evaluasi tersebut bukan berarti meminta program MBG dihentikan. Menurutnya, perbaikan diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.

“Jadi, bukan dihentikan programnya, tetapi diperbaiki tata kelolanya sehingga program ini bisa betul-betul berjalan semakin baik,” katanya.

RMP4 juga telah menyiapkan 500 tiket keberangkatan bagi massa dari Bangkalan untuk mengikuti aksi di Jakarta.

“Kami siapkan 500 tiket keberangkatan dan kami akan ke Jakarta menggelar aksi damai,” kata Ali.

RMP4 menyatakan aksi pada 27 Agustus akan dilakukan secara damai dengan membawa pesan agar program-program prioritas pemerintah tetap dilanjutkan, termasuk MBG dengan perbaikan tata kelola.

3. GERAM Bawa Tagar #MerebutKembaliIndonesia

Kelompok ketiga yang dijadwalkan menggelar aksi adalah Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat atau GERAM. Aliansi ini terdiri atas 14 organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil.

GERAM mengusung tagar #MerebutKembaliIndonesia dalam aksi yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026.

Baca Juga:  KPK Buru Saksi Baru, Pusaran Korupsi Bea Cukai Merembet ke Industri Rokok

Kelompok ini menjadi salah satu aliansi yang akan turun ke jalan di Jakarta pada tanggal tersebut dengan membawa agenda dan tuntutan yang berbeda dari AMPB maupun RMP4.

Tiga Kelompok, Tuntutan Berbeda

Rencana aksi 27 Agustus 2026 menunjukkan adanya sejumlah kelompok masyarakat dengan agenda yang berbeda. AMPB membawa tuntutan terkait pemberantasan korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.

Sementara RMP4 datang untuk menyuarakan dukungan terhadap program pemerintah, terutama MBG, sembari mendorong perbaikan tata kelola pelaksanaannya.

Adapun GERAM akan membawa agenda melalui gerakan yang mengusung tagar #MerebutKembaliIndonesia dan melibatkan 14 organisasi mahasiswa serta masyarakat sipil.

Dengan adanya beberapa kelompok yang akan menggelar aksi pada hari yang sama, pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah kawasan Jakarta menjadi perhatian menjelang pelaksanaan demonstrasi.

Iklan
Iklan