SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono melirik Kota Malang sebagai salah satu daerah yang berpotensi menjadi role model nasional dalam percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC).
Penilaian tersebut didasarkan pada kualitas sumber daya manusia, status Kota Malang sebagai kota pendidikan, serta perannya sebagai pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Malang Raya.
Pernyataan itu disampaikan Dante saat menghadiri gala dinner bersama Pemerintah Kota Malang di Balai Kota Malang, Rabu (29/7/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kementerian Kesehatan dalam agenda percepatan eliminasi TBC.
Dante mengatakan Kota Malang bersama Kota Bogor diharapkan menjadi pelopor nasional dalam pengendalian TBC. Menurutnya, kedua daerah memiliki kapasitas untuk menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam mempercepat penanganan penyakit menular tersebut.
“Kota Bogor dan Kota Malang saya harapkan menjadi pelopor dalam perjuangan nasional mengendalikan tuberkulosis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kota Malang memiliki sejumlah keunggulan yang mendukung pencapaian tersebut, mulai dari sumber daya manusia yang berkualitas, keberadaan perguruan tinggi, hingga perannya sebagai pusat layanan kesehatan bagi Kota Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan daerah sekitarnya.
Jika mampu mempertahankan capaian tersebut, praktik penanganan TBC di Kota Malang berpeluang dipresentasikan sebagai contoh nasional pada peringatan Hari Kesehatan Nasional.
Dante juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Kota Malang karena merupakan kota kelahirannya.
“Saya lahir di Jalan Malabar Nomor 9, tidak jauh dari Balai Kota. Jadi saya benar-benar memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan Kota Malang,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan Pemerintah Kota Malang siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung percepatan eliminasi TBC. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar target pengendalian penyakit dapat tercapai secara optimal.
Kota Malang Pelopor Penanggulangan TBC
Wahyu juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Kesehatan yang menempatkan Kota Malang sebagai salah satu daerah yang diproyeksikan menjadi pelopor penanggulangan TBC di Indonesia.
Selain membahas program TBC, Wamenkes turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas kesehatan generasi muda. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan terhadap sekitar 33.500 peserta pelatihan Koperasi Desa Merah Putih berusia 20–35 tahun, hanya sekitar 1.800 orang yang dinyatakan memiliki kondisi kesehatan sangat baik, sementara sebagian besar lainnya berada pada kategori sedang hingga kurang baik. Bahkan, empat peserta dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung saat mengikuti pelatihan fisik.
Menurut Dante, temuan tersebut menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga upaya promotif dan preventif harus terus diperkuat guna menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan produktif.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Kota Malang dan Kementerian Kesehatan menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dalam percepatan eliminasi TBC.
Dukungan pemerintah pusat diharapkan semakin memperkuat posisi Kota Malang sebagai salah satu daerah rujukan dalam pengendalian tuberkulosis di Indonesia.
Pewarta: *Halim Ali















