Desil Berapa yang Berhak Menerima Bansos? Cek Kategori PKH, BPNT, dan PBI-JK

Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan sosial dan informasi desil melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial. (Foto: Ilustrasi)

SUARAMALANG.COM, Jakarta – Desil berapa yang berhak menerima bantuan sosial (bansos) menjadi pertanyaan masyarakat yang ingin mengetahui peluang memperoleh bantuan pemerintah. Penentuan sasaran bansos mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang mengelompokkan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Berdasarkan informasi pada laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos), keluarga yang masuk desil 1 hingga 4 dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako. Sementara itu, keluarga pada desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Meski demikian, masuk dalam kategori desil tertentu tidak otomatis menjadikan seseorang sebagai penerima bantuan. Penetapan tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan masing-masing program.

Desil 1–4 Menjadi Prioritas Penerima Bansos

Dalam sistem DTSEN, terdapat 10 kelompok desil yang menggambarkan tingkat kesejahteraan keluarga. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Dengan demikian, desil 1 hingga 4 mencakup 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah. Kelompok ini dapat diusulkan sebagai sasaran PKH dan bantuan sembako, yang sebelumnya dikenal luas sebagai Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Namun, kategori desil bukan satu-satunya penentu penerimaan bantuan. Keluarga tetap harus memenuhi kriteria program dan mengikuti proses penetapan sesuai ketentuan pemerintah. Karena itu, warga yang berada pada desil 1–4 belum tentu otomatis menerima PKH atau bantuan sembako.

Baca Juga:  Serapan MBG 2025 Baru 28%, Anggaran 2026 Justru Naik 4 Kali Lipat Jadi Rp335 Triliun

Apakah Desil 5–10 Masih Bisa Mendapatkan Bantuan?

Keluarga yang masuk desil 5 masih dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK. Melalui program ini, iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta yang memenuhi ketentuan dibayarkan oleh pemerintah.

Adapun desil 6 hingga 10 berada di atas kelompok 40 persen terbawah sehingga umumnya bukan menjadi prioritas berdasarkan pengelompokan sasaran tersebut. Meski begitu, ketentuan penerima perlu dilihat berdasarkan jenis program dan aturan yang berlaku, bukan hanya angka desil.

Penilaian desil DTSEN juga tidak semata-mata berdasarkan penghasilan bulanan. Menurut keterangan pada laman Cek Bansos Kemensos, pengelompokan memperhitungkan variabel sosial ekonomi, antara lain informasi individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi perumahan termasuk daya listrik, serta kepemilikan aset.

Peringkat desil bersifat dinamis dan dapat berubah seiring pemutakhiran data maupun perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga.

Cara Cek Desil dan Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat memeriksa status penerima bantuan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Pada laman tersebut, pencarian dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdiri atas 16 digit sesuai KTP.

Berikut langkah-langkah pengecekannya:

  1. Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.
  2. Masukkan NIK sesuai yang tercantum pada KTP.
  3. Ketik kode verifikasi yang ditampilkan pada halaman.
  4. Klik tombol pencarian data dan periksa hasil yang muncul.
Baca Juga:  139 Pejabat di Pemkot Batu Dimutasi, Ada Pejabat Administrator hingga Kepsek

Apabila informasi desil tidak sesuai dengan kondisi keluarga saat ini, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data melalui pemerintah desa atau kelurahan dan dinas sosial setempat. Pengajuan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai keadaan sebenarnya.

Selanjutnya, data akan melalui proses verifikasi dan desil dihitung ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara berkala.

Dengan memahami kategori tersebut, masyarakat dapat mengetahui kelompok sasaran masing-masing program sekaligus memeriksa statusnya melalui kanal resmi. Perlu diingat, desil merupakan dasar pengelompokan kesejahteraan, sedangkan keputusan penerimaan bansos tetap mengikuti ketentuan program dan hasil penetapan pemerintah.