SUARAMALANG, JAKARTA – Lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terjual Rp6,5 miliar dalam sebuah lelang. Di balik nilai fantastis tersebut, SBY menyisipkan pesan tentang tekad, energi, kekuatan, dan perdamaian.
Lukisan itu berjudul Kuat dan Energik Laksana Kuda Api. SBY membuatnya khusus untuk menyambut Tahun Kuda Api dalam kalender Imlek.
Karya tersebut berukuran 130 x 80 sentimeter. SBY menampilkan seekor kuda biru yang berlari dengan surai menyerupai kobaran api berwarna oranye.
Makna Kuda Api dalam Lukisan SBY
SBY menjelaskan kuda dalam lukisan itu melambangkan tekad dan kekuatan. Sosok tersebut juga menggambarkan energi untuk mencapai tujuan yang baik.
Namun, SBY tidak menempatkan kuda api dalam suasana penuh gejolak. Ia justru menghadirkannya dalam lingkungan yang teduh melalui dominasi warna biru.
“Oleh karena itu, in this painting, saya meletakkan kuda api dalam lingkungan, dalam suasana yang teduh, yang peaceful. Maka biru di sini melambangkan peace,” ujar SBY.
Menurut SBY, warna biru memiliki keterkaitan kuat dengan pesan perdamaian. Ia bahkan mengaitkannya dengan warna yang identik dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Perpaduan kuda dan warna biru itu menjadi pesan utama karya tersebut. SBY ingin menggambarkan kekuatan yang tetap bergerak dalam suasana kehidupan yang damai.
Dilelang dan Terjual Rp6,5 Miliar
Lukisan tersebut kemudian masuk dalam lelang dengan harga pembukaan Rp200 juta. Sejumlah tokoh ikut memberikan penawaran hingga persaingan mengerucut kepada beberapa penawar.
Influencer Deddy Corbuzier sempat mengajukan tawaran Rp1 miliar. Persaingan kemudian berlangsung antara pengusaha Hermanto Tanoko dan keluarga Dato’ Low.
Penawaran terus meningkat hingga menembus Rp6 miliar. Pada akhir lelang, pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong, menjadi pembeli dengan nilai Rp6,5 miliar.
Nilai tersebut membuat karya SBY tidak hanya menarik dari sisi artistik. Lelang itu juga menunjukkan bagaimana karya seni dapat menjadi medium untuk menggalang kepedulian sosial.
Hasil Lelang untuk Masyarakat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut hasil lelang akan disalurkan kepada masyarakat prasejahtera. Bantuan tersebut tidak terbatas kepada kelompok tertentu.
“Ini tidak hanya untuk warga keturunan Tionghoa, tetapi untuk semua masyarakat yang membutuhkan. Indonesia itu milik semua,” ujar AHY.
Menurut AHY, dana tersebut dapat membantu masyarakat terdampak bencana alam dan warga yang membutuhkan di berbagai daerah. Bantuan itu mencakup masyarakat dari Aceh hingga Papua.
AHY juga menyebut lelang karya SBY untuk tujuan kemanusiaan bukan kali pertama dilakukan. SBY sebelumnya juga melelang sejumlah karya dalam momentum bencana dan menyalurkan hasilnya kepada masyarakat.
Karena itu, lukisan Kuat dan Energik Laksana Kuda Api memiliki cerita yang lebih panjang daripada sekadar nilai jual Rp6,5 miliar. Karya tersebut mempertemukan seni, pesan perdamaian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
SBY sendiri berharap semangat Kuda Api dapat menjadi inspirasi bagi Partai Demokrat dan masyarakat Indonesia. Baginya, kekuatan dan determinasi tetap harus berjalan bersama tujuan yang baik.
“My hope is my pray, Partai Demokrat laksana Kuda Api ini, punya semangat, punya determinasi, punya kekuatan, dan punya tujuan untuk negeri Indonesia yang sama-sama kita cintai,” kata SBY.
















