Pemkab Malang Kebut Pengerjaan Jalan-Jalan Desa, Akses Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang-Pemerintah Kabupaten Malang terus meningkatkan, melebarkan dan membangun jalan-jalan desa di sejumlah wilayah. Infrastruktur jalan desa yang dibangun dan dilebarkan tersebut bertujuan untuk agar akses menjadi lancar, sekaligus bisa menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satunya melalui percepatan pelebaran dan peningkatan  ruas jalan Desa Adi Wijaya, Kecamatan Kepanjen, yang kini tengah dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang.

Ruas jalan sepanjang 141 meter itu ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Pelebaran dilakukan pada kedua sisi jalan masing-masing 1,2 meter dengan konstruksi rabat beton.

Kualitas Jalan Desa Menjadi Prioritas

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan, Jalan Desa Adi Wijaya merupakan satu dari tiga titik yang masuk dalam paket pelebaran jalan desa tahun 2026.

“Satu paket pengerjaan pelebaran jalan desa tahun 2026 ini ada di tiga titik. Untuk ruas konsolidasi Jalan Desa Adi Wijaya di Kepanjen sepanjang 141 meter, kita lakukan pelebaran di sisi kanan dan kiri masing-masing 1,2 meter menggunakan konstruksi rabat beton. Targetnya selesai Agustus 2026,” kata Khairul Isnaidi Kusuma yang akrab dipanggil Oong ini.

BACA JUGA  LIRA Jatim Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Seluruh OPD Kabupaten Malang Tanpa Tebang Pilih

Menurut dia, pelebaran tidak hanya ditujukan untuk menambah kapasitas jalan. Konstruksi rabat beton dipilih untuk memperkuat badan jalan sekaligus meningkatkan ketahanannya terhadap genangan air.

“Tujuan utama kita meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat ketahanan jalan terhadap genangan air,” ujarnya lagi

Akses Jalan Bisa Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Pembangunan tersebut dinilai penting karena kualitas akses jalan berpengaruh langsung terhadap pergerakan masyarakat dan distribusi aktivitas ekonomi.

Jalan yang lebih lebar dan kuat diharapkan mempermudah mobilitas warga, pengangkutan hasil pertanian, hingga mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dampaknya pun diarahkan tidak berhenti pada peningkatan fisik jalan. Pemkab Malang berharap pembangunan tersebut ikut memperkuat denyut ekonomi masyarakat di kawasan Kepanjen, khususnya Desa Ardirejo.

“Harapannya pelebaran ini memberikan dampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya warga Desa Ardirejo, Kecamatan Kepanjen,” kata Oong panggilan akrab Kadis DPUBM Kabupaten Malang

BACA JUGA  Baru 15 Tahun Jadi ASN, Anak Bupati Malang Jabat Kadis, LIRA Endus Kejanggalan

Pelebaran Jalan Desa Adi Wijaya menjadi bagian dari upaya Pemkab Malang memperkuat konektivitas dari tingkat desa. Infrastruktur yang lebih memadai diharapkan mampu memangkas hambatan mobilitas sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan target penyelesaian Agustus 2026, pekerjaan sepanjang 141 meter tersebut kini berpacu dengan waktu. Bagi warga, keberhasilan proyek bukan semata soal bertambah lebarnya badan jalan, namun infrastruktur harus mampu menghadirkan akses yang lebih mudah, lancar dan mendorong aktivitas ekonomi warga.

Pewarta: *Deni Robi

Iklan
Iklan