Dua Program Digital King’s College London Hadir di KEK Singhasari Malang

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – King’s College London Singhasari meluncurkan program MSc Advanced Cyber Security dan LLM in the Digital Now di Kabupaten Malang, Jumat (2/10/2026). Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan siber serta hukum digital.

Peluncuran dihadiri Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula Rektor King’s College London di Indonesia dan Asia Tenggara Prof. Simon Tanner, Direktur PT Inteligensia Grahatama KRAT David Santoso, jajaran Direksi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, akademisi, peneliti, dan pelaku industri.

Program Disiapkan untuk Menjawab Tantangan Digital

Lathifah mengapresiasi peluncuran dua program tersebut. Menurutnya, kebutuhan terhadap keilmuan keamanan siber dan hukum digital semakin penting seiring meluasnya penggunaan teknologi dalam pemerintahan, dunia usaha, dan kehidupan masyarakat.

Ia menilai keamanan siber tidak hanya berkaitan dengan perlindungan sistem dan data, tetapi juga kepercayaan. Sementara itu, hukum digital dibutuhkan sebagai kerangka agar inovasi dapat berkembang secara bertanggung jawab dan tetap memperhatikan hak masyarakat.

Baca Juga:  PT Sari Bahari Membuka Diri untuk Kerjasama dengan Inhan dari China, Dahlan Iskan: Kami ‘Ngiler’ dengan Kesempatan yang dimiliki Pabrik Senjata

“Keamanan siber tidak hanya melindungi sistem dan data, tetapi juga melindungi kepercayaan. Sementara hukum digital memberikan kerangka agar inovasi dapat berkembang secara bertanggung jawab, berkeadilan, serta tetap menghormati hak-hak individu dan masyarakat,” ujar Lathifah.

Wakil Bupati Malang itu berharap kehadiran King’s College London Singhasari dapat mempertemukan keunggulan akademik global dengan potensi lokal. Ia juga berharap program tersebut menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi kebutuhan era digital.

Ancaman Siber Dorong Penguatan Kapasitas SDM

Khofifah juga menyampaikan dukungan terhadap kemitraan King’s College London dengan King Singasari Indonesia Foundation, termasuk pengembangan program LLM in the Digital Now dan MSc in Advanced Cyber Security.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat sekitar 5,5 miliar serangan siber sepanjang 2025. Pada 1 Januari hingga 15 April 2026, jumlahnya mencapai sekitar 1,52 miliar serangan. Angka serangan 2025 tersebut sebelumnya juga disampaikan pemerintah berdasarkan data BSSN.

Khofifah mengatakan pengembangan program akademik tersebut diharapkan menghubungkan pendidikan, riset, teknologi, dan industri di kawasan Singhasari. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif global sekaligus dapat mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal.

Baca Juga:  MMC Diluncurkan, Menko PMK Muhaimin Dorong Ekosistem Pekerja Migran dari Persiapan hingga Pulang

“Program ini diharapkan dapat mengintegrasikan pendidikan, riset, teknologi, dan industri di kawasan Singhasari, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh perspektif global, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan lokal,” kata Khofifah.

Ia juga mendorong pengembangan kerja sama dengan BPSDM Jawa Timur untuk peningkatan kapasitas dan kepemimpinan aparatur melalui pelatihan bersertifikat. Kemitraan tersebut diharapkan terus berkembang dan memberi manfaat bagi mahasiswa, pemerintah, serta dunia industri.