Tiga Prajurit Gugur dalam Misi Karhutla, Risiko Operasi Pemadaman dari Udara Jadi Sorotan

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menghadiri upacara pemakaman militer Sertu Anumerta Heri Prasetyo di Taman Makam Pahlawan Karangsoko, Trenggalek, Sabtu (7/11/2026), sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya dalam misi penanganan karhutla. (Foto: Dok. Kodam V Brawijaya)

SUARAMALANG.COM – Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui jalur udara kembali memperlihatkan besarnya risiko yang dihadapi personel di lapangan. Tiga prajurit Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) gugur setelah helikopter yang mereka gunakan mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).

Ketiga prajurit tersebut yakni Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizki Hartio, dan Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo. Lima personel lainnya dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.

Para prajurit tengah menjalankan tugas mendukung penanganan karhutla. Salah satu misi yang dilakukan adalah water bombing, yakni pengerahan helikopter untuk menjatuhkan air ke titik-titik kebakaran guna membantu proses pemadaman dari udara.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi institusi TNI AD dan jajaran penanggulangan bencana. Di balik operasi pemadaman, terdapat personel yang harus bekerja dalam kondisi lapangan yang menantang demi membantu melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran.

Penghormatan Militer untuk Prajurit yang Gugur

Penghormatan terakhir diberikan kepada para prajurit melalui upacara pemakaman militer di daerah asal masing-masing. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin langsung pemakaman Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizki Hartio di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga:  Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Dalam prosesi tersebut, Tandyo menyampaikan duka mendalam atas kehilangan prajurit yang gugur saat menjalankan tugas operasi karhutla. Ia menyebut para anggota tersebut sebagai bagian dari personel yang bertugas di wilayah Kodam XXII/Tambun Bungai.

Sementara itu, Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Karangsoko, Trenggalek, Sabtu (7/11/2026). Upacara dipimpin langsung Kasad dan dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi, jajaran TNI, pejabat daerah, serta keluarga almarhum.

Heri diketahui bertugas sebagai personel Penerbad dan gugur ketika menjalankan misi water bombing menggunakan helikopter HA-5235/MI-17V5A. Jenazahnya berhasil dievakuasi tim SAR gabungan pada Jumat (6/11/2026).

Pengorbanan Prajurit dan Perhatian bagi Keluarga

BNPB menyampaikan penghormatan atas pengabdian Heri dalam misi penanggulangan bencana. Kehadiran Kepala BNPB dalam upacara pemakaman disebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus solidaritas terhadap prajurit yang gugur saat membantu penanganan karhutla.

Penghormatan serupa juga diberikan kepada keluarga prajurit yang ditinggalkan. Berdasarkan keterangan Pusat Penerangan TNI dalam artikel sumber, keluarga prajurit yang gugur berhak menerima santunan dan tunjangan sesuai ketentuan, termasuk dukungan kesejahteraan serta pendidikan anak.

Baca Juga:  Lagi, Dirut Perum Jasa Tirta 1 Meraih Penghargaan 15th Anugerah BUMN 2026

Sertu Anumerta Heri Prasetyo diketahui meninggalkan seorang istri dan seorang putri. Sebagai penghargaan atas jasa dan pengabdiannya, ia memperoleh kenaikan pangkat luar biasa menjadi Sertu Anumerta.

Gugurnya tiga prajurit tersebut menjadi pengingat bahwa penanggulangan karhutla bukan hanya membutuhkan strategi pemadaman dan peralatan, tetapi juga melibatkan personel yang menghadapi risiko selama menjalankan tugas.

Di tengah upaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan, pengabdian para prajurit itu menjadi bagian dari perjuangan melindungi masyarakat. Sementara bagi keluarga yang ditinggalkan, penghormatan negara diharapkan berjalan seiring dengan pemenuhan hak dan perhatian dalam jangka panjang.