Ucapan Idul Adha - Pemkab Malang

Solidaritas Warga Kota Malang Mengalir, Donasi Jutaan Rupiah Dukung Aksi Indonesia Gawat Darurat

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Solidaritas warga Kota Malang untuk mendukung aksi bertajuk Indonesia Gawat Darurat terus mengalir. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penggalangan donasi yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (15/6/2026).

Posko logistik yang dikelola Donatur Kolektif menjadi pusat penyaluran bantuan dari masyarakat. Sejak pagi hingga aksi berlangsung, bantuan berupa uang tunai, makanan, hingga minuman terus berdatangan.

Iklan

Perwakilan Donatur Kolektif, Azelia Trifiana, mengatakan antusiasme masyarakat dalam membantu peserta aksi cukup tinggi. Dalam waktu singkat, donasi yang terkumpul telah mencapai jutaan rupiah.

“Donasi dari masyarakat terus masuk sejak pagi. Dalam waktu singkat sudah terkumpul jutaan rupiah untuk mendukung kebutuhan teman-teman yang sedang aksi,” ujar Azelia.

Donasi Uang dan Logistik Terus Berdatangan

Azelia menjelaskan, Donatur Kolektif merupakan aliansi relawan dari berbagai latar belakang yang bergerak untuk mendukung kegiatan kemanusiaan dan aksi damai. Dalam pelaksanaan posko logistik kali ini, mereka juga mendapat dukungan dari Humanity Care dan komunitas For Sale Malang.

Menurutnya, kolaborasi tersebut memungkinkan kebutuhan logistik peserta aksi dapat dipenuhi dengan lebih cepat. Bantuan yang diterima tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga kebutuhan konsumsi.

“Nah, kebetulan di Malang yang bisa untuk merealisasikan posko logistik itu kami. Kami juga dibantu teman-teman dari For Sale Malang karena tadi banyak banget bantuannya,” kata Azelia.

Dari hasil penggalangan yang dilakukan, donasi masyarakat yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp1,5 juta. Selain itu, Humanity Care turut menyumbangkan sekitar 100 dus air mineral dan 100 paket makanan untuk peserta aksi.

“Jadi sistemnya kami yang membelanjakan, tapi dananya dari sana. Kami juga posting di Threads dan Instagram, banyak teman-teman yang membantu lewat donasi,” jelasnya.

Pedagang Sekitar Ikut Merasakan Dampak Positif

Seluruh bantuan yang diterima, lanjut Azelia, langsung disalurkan kepada massa aksi. Selain memenuhi kebutuhan peserta demonstrasi, dana yang terkumpul juga dimanfaatkan untuk membeli dagangan milik pedagang kecil di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan agar manfaat donasi tidak hanya dirasakan peserta aksi, tetapi juga pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar kawasan DPRD Kota Malang.

“Kami juga beli pedagang-pedagang yang ada di sini juga kami belanjain sampai habis uangnya. Jadi misalnya bapaknya bawa es teh Rp50.000 itu kami yang beli semua untuk didistribusikan ke teman-teman aksi,” ungkapnya.

Azelia menegaskan bahwa keberadaan posko logistik merupakan bentuk dukungan nyata masyarakat terhadap mahasiswa yang menyuarakan berbagai persoalan nasional melalui aksi damai tersebut.

“Kami enggak mau sekadar menunggu di rumah, tinggal nonton, kami enggak mau tinggal diam. Apa pun aksinya, kami bisa memberikan tenaga dan juga waktu untuk mendirikan posko logistik. Sementara adik-adik mahasiswa bisa berorasi dan mereka long march,” pungkasnya.

Iklan
Iklan
Iklan