Mahasiswa Kedokteran UB Terluka Parah Setelah Terjatuh dari Lantai 6 Gedung FBiPK

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berinisial RR 19 tahun, terluka parah setelah terjatuh dari lantai 6  Gedung A Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) UB, Kamis (10/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan kampus dan telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. Hingga kini, aparat Polsek Lowokwaru masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian dan penyebab kematian korban.

Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) FBiPK UB, Dwi Retnoningsih, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurut Dwi, mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran (FK) UB angkatan 2025. Sebelum insiden terjadi, mahasiswa tersebut diketahui berada di Gedung A FBiPK.

“Benar, anak FK angkatan 2025. Sekarang sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” ujar Dwi.

Baca Juga:  Setelah Hampir 2 Tahun, Kasus Dugaan Penggelapan Rp 500 Juta yang Korbannya Wartawan Senior dan Pengurus PWI Pusat Akhirnya Naik ke Tahap Penyidikan

Sementara itu, sejumlah mahasiswa yang berada di lokasi menyebut korban diduga berada di salah satu ruang kelas yang sedang kosong sebelum terjadinya insiden. Setelah terjatuh, korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan.

“Iya, tadi pagi ada kejadian dari lantai enam. Ini sudah dievakuasi,” ujar seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Saksi tersebut menyebut korban mengalami cedera pada bagian tangan dan kaki. Namun, terdapat perbedaan informasi terkait identitas fakultas korban. Pihak ULTKSP FBiPK UB menyebut korban merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2025, sementara seorang saksi di lokasi menduga korban merupakan mahasiswa Agro FBiPK UB.

Polisi hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap kronologi, termasuk aktivitas korban sebelum insiden berlangsung.

Baca Juga:  Bea Cukai Malang Musnahkan 9,23 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp13,7 Miliar

Latar belakang kejadian juga masih didalami oleh aparat kepolisian. Sementara kondisi terkini korban dan penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Pewarta: *Deni Robi