Tren Wellness Kesehatan Mental: Sore Santai lewat Sunset Yoga dan Poundfit

Sunset yoga dan Poundfit menjadi bagian dari tren wellness yang menggabungkan aktivitas fisik, relaksasi, dan interaksi sosial. (Foto: Ilustrasi AI)

SUARAMALANG.COM, MALANG – Pulang kerja tidak selalu harus berakhir dengan rebahan sambil menatap layar ponsel. Di tengah rutinitas yang padat, semakin banyak orang memilih mengisi sore dengan aktivitas fisik yang sekaligus memberi ruang untuk melepas penat, mulai dari Poundfit hingga sunset yoga.

Tren tersebut terlihat di sejumlah kota besar, termasuk Surabaya. Dalam beberapa pekan terakhir, kegiatan wellness yang menggabungkan olahraga, suasana terbuka, relaksasi, dan interaksi sosial semakin banyak digelar, menawarkan cara berbeda untuk menutup hari.

Konsepnya sederhana: tubuh tetap bergerak, tetapi suasananya tidak dibuat seperti sesi latihan yang mengejar target semata. Ada musik, komunitas, udara terbuka, pemandangan sore, latihan pernapasan, hingga waktu untuk menenangkan pikiran.

Kenapa Olahraga Sore Terasa Berbeda?

Bagi pekerja atau mahasiswa, sore merupakan waktu peralihan dari aktivitas utama menuju waktu pribadi. Karena itu, olahraga pada periode tersebut bisa menjadi semacam ritual transisi sebelum seseorang kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas lainnya.

Berbeda dengan latihan di gym yang umumnya berorientasi pada target kebugaran, kelas wellness outdoor menawarkan pengalaman yang lebih luas. Peserta bisa mendapatkan aktivitas fisik sekaligus kesempatan bertemu orang lain dan menikmati suasana yang berbeda dari tempat kerja atau rumah.

Konsep seperti ini terlihat dalam program Simply Wellness di Surabaya pada 19 September 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Poundfit pada pagi hari dan Sunset Yoga menjelang petang dengan lebih dari 100 peserta.

Poundfit: Olahraga yang Bikin Badan Bergerak

Poundfit memiliki karakter yang berbeda dari yoga. Olahraga ini menggabungkan gerakan latihan dengan musik serta penggunaan Ripstix, sehingga suasananya lebih energik dan dinamis.

DetikSport sebelumnya mengulas Poundfit sebagai salah satu olahraga yang berkembang di kalangan masyarakat urban. Gerakannya menggabungkan unsur kardio dan penguatan tubuh dalam sesi yang mengikuti irama musik.

Karakter tersebut membuat Poundfit cocok bagi orang yang merasa latihan konvensional terlalu monoton. Musik dan gerakan berkelompok juga menciptakan unsur sosial yang membuat peserta tidak merasa berolahraga sendirian.

Namun, Poundfit tetap merupakan aktivitas fisik. Pemula sebaiknya mengikuti gerakan sesuai kemampuan dan tidak memaksakan intensitas hanya karena suasana kelas membuat peserta lain terlihat sangat bersemangat.

Sunset Yoga Membawa Suasana yang Lebih Tenang

Jika Poundfit mengandalkan energi dan musik, sunset yoga menawarkan pendekatan yang lebih perlahan. Gerakan, peregangan, pengaturan napas, dan suasana menjelang matahari terbenam menjadi bagian dari pengalaman.

Konsep tersebut juga muncul dalam kegiatan Sunset Ritual di Surabaya pada September 2026. Peserta mengikuti sesi yoga menjelang senja yang kemudian dilanjutkan dengan sound healing dan makan malam.

Baca Juga:  Arti dan Makna "Fastabiqul Khairat": Pesan Penting di Era Modern

Sebelumnya, Universitas Negeri Surabaya juga menggelar Sunset Yoga Class untuk mahasiswa. Kegiatan tersebut memadukan gerakan dan teknik pernapasan dengan tujuan membantu peserta meredakan stres serta memperbaiki pola hidup.

Yoga dan Kesehatan Mental, Apa Hubungannya?

Yoga memang tidak bisa diposisikan sebagai pengganti terapi atau pengobatan untuk gangguan mental. Namun, aktivitas ini memiliki sejumlah unsur yang dapat mendukung relaksasi, seperti gerakan tubuh, pengaturan napas, perhatian terhadap tubuh, dan meditasi.

Kementerian Kesehatan menyebut yoga sebagai salah satu pilihan untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga. Menurut Kemenkes, kombinasi postur, pernapasan, dan meditasi dapat membantu menurunkan respons stres serta memberikan manfaat pada kebugaran tubuh.

Artinya, manfaat yang dicari dari sunset yoga tidak harus berupa “menghilangkan stres” dalam sekali sesi. Bagi sebagian orang, manfaatnya bisa lebih sederhana: berhenti sejenak, mengatur napas, meregangkan tubuh, dan memberikan jeda dari aktivitas sepanjang hari.

Outdoor Wellness Bukan Sekadar Olahraga

Ada alasan mengapa kelas wellness mulai berpindah dari ruangan tertutup ke area terbuka. Lingkungan tempat olahraga ikut membentuk pengalaman peserta.

JatimNow mencatat kegiatan Simply Wellness di Surabaya menggunakan area poolside dan menggabungkan olahraga dengan suasana yang dirancang untuk relaksasi. Media tersebut juga menyoroti unsur mindfulness yang muncul dari perpaduan suasana outdoor dan panduan yoga.

Konsep seperti ini sebenarnya sangat cocok dengan karakter Malang Raya. Kota Malang, Batu, dan kawasan sekitarnya memiliki udara yang relatif sejuk, ruang terbuka, area hijau, serta banyak tempat yang bisa digunakan untuk aktivitas fisik.

SUARAMALANG.COM sebelumnya juga mengulas potensi Malang Raya sebagai destinasi wellness, dengan kekuatan pada alam, komunitas olahraga, ruang terbuka, dan akses terhadap berbagai aktivitas fisik. Baca juga: Malang Raya sebagai Destinasi Wellness Terlengkap di Jawa Timur.

Sore Hari Bisa Menjadi Waktu untuk “Reset”

Rutinitas pekerjaan sering membuat batas antara waktu kerja dan waktu pribadi menjadi kabur. Pesan pekerjaan masih masuk setelah jam kantor, sementara ponsel terus membawa berbagai informasi sampai malam.

Dalam situasi seperti itu, aktivitas fisik dapat menjadi cara untuk menciptakan batas yang lebih jelas. Selesai bekerja, seseorang berpindah tempat, bergerak selama beberapa puluh menit, kemudian menikmati suasana sebelum kembali ke rutinitas malam.

Inilah yang membuat konsep wellness terasa berbeda dari sekadar olahraga. Tujuannya bukan hanya membuat tubuh berkeringat, tetapi juga menciptakan pengalaman yang membantu seseorang merasa lebih hadir pada aktivitas yang sedang dijalani.

Baca Juga:  Dari Sarjana Korea Menjadi Juragan Melon Hidroponik: Kisah Sukses Adi Latif Mashudi di Blora

Tak Harus Menunggu Ada Kelas Sunset Yoga

Konsep tersebut sebenarnya bisa diterapkan tanpa harus mengikuti acara wellness berbayar. Jalan kaki santai di taman, melakukan peregangan setelah pulang kerja, bersepeda, atau berlari ringan menjelang malam juga bisa menjadi bagian dari rutinitas aktif.

Jika memilih yoga, pemula dapat memulai dengan gerakan sederhana dan mengikuti kelas yang sesuai kemampuannya. Jangan mengejar pose yang sulit hanya karena melihat orang lain mampu melakukannya.

Hal yang sama berlaku untuk Poundfit. Ikuti instruktur, pahami gerakan dasar, dan berikan waktu bagi tubuh untuk beradaptasi jika baru pertama kali mencoba.

Wellness Bukan Ajang Mengejar Kesempurnaan

Salah satu hal penting dari tren wellness adalah mengubah cara melihat olahraga. Tubuh tidak harus selalu dipaksa mencapai performa maksimal untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik.

Olahraga yang realistis justru lebih mudah menjadi kebiasaan. Sesi 30 menit yang bisa dilakukan secara rutin dapat lebih masuk akal bagi seseorang dengan jadwal padat dibandingkan latihan berat yang hanya dilakukan sesekali.

Begitu pula dengan kesehatan mental. Satu sesi yoga tidak akan menyelesaikan seluruh persoalan hidup, tetapi menyediakan ruang untuk berhenti sejenak dapat menjadi bagian dari kebiasaan merawat diri.

Saat Senja Jadi Bagian dari Rutinitas Sehat

Tren sunset yoga dan Poundfit menunjukkan bahwa olahraga kini semakin dekat dengan konsep pengalaman. Orang tidak hanya mencari tempat untuk berkeringat, tetapi juga mencari suasana, komunitas, dan aktivitas yang terasa menyenangkan.

Bagi masyarakat perkotaan, konsep ini menawarkan pilihan sederhana untuk mengubah beberapa jam setelah bekerja menjadi waktu yang lebih bermakna. Tubuh bergerak, pikiran mendapat jeda, dan hubungan sosial tetap terjaga.

Jadi, kalau sore nanti pekerjaan sudah selesai tetapi kepala masih terasa penuh, tidak ada salahnya mencoba mengganti satu jam scrolling dengan jalan kaki, Poundfit, atau yoga sambil menikmati matahari terbenam. Bukan untuk mengejar hidup yang sempurna, melainkan sekadar memberi tubuh dan pikiran kesempatan untuk bernapas.