Wisata  

Nusantara Explorer KAI Meluncur 28 September, Berapa Harga dan Rutenya?

SUARAMALANG.COM, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan kereta wisata Nusantara Explorer untuk diluncurkan pada 28 September 2026. Namun, hingga menjelang peluncuran, KAI belum mengumumkan tarif resmi maupun rute reguler kereta wisata tersebut.

Nusantara Explorer dikembangkan sebagai layanan wisata premium yang memadukan perjalanan kereta dengan panorama alam, bangunan heritage, serta kekayaan budaya Indonesia. KAI menyebut layanan ini tidak akan masuk dalam jadwal kereta reguler karena konsep perjalanannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan penyewa.

Harga Tiket Nusantara Explorer Belum Resmi

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengoperasian Nusantara Explorer akan memasuki tahap komersial pada akhir September. Kereta tersebut merupakan hasil modifikasi interior Luxury Sleeper yang dikerjakan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.

KAI belum menetapkan harga resmi yang harus dibayar pelanggan. Informasi tarif baru akan disampaikan setelah seluruh persiapan operasional, pelayanan, keselamatan, dan keandalan sarana selesai.

Sebagai gambaran, harga layanan kereta wisata KAI lainnya dapat menjadi pembanding, tetapi tidak dapat dianggap sebagai tarif Nusantara Explorer. Sewa KA Panoramic, misalnya, sebelumnya berada pada kisaran Rp38 juta hingga lebih dari Rp60 juta untuk sekali perjalanan. Sementara tarif rombongan KA Suite Class Compartment berada pada kisaran Rp1,85 juta hingga Rp4,625 juta per orang.

Dengan model layanan tersebut, calon pengguna perlu membedakan Nusantara Explorer dari kereta penumpang reguler yang memiliki tarif dan jadwal perjalanan tetap.

Baca Juga:  1.400 Penari Gandrung Meras di Banyuwangi, Ritual Sakral Bikin Diaspora Indonesia Menangis Haru

Rute Bisa Disesuaikan dengan Keinginan Penyewa

Direktur Komersial KAI Dendy Kurniawan menjelaskan Nusantara Explorer tidak memiliki satu rute tetap seperti kereta reguler. Penyewa dapat menentukan perjalanan sesuai kebutuhan, termasuk memilih jalur yang tidak tercantum dalam jadwal kereta penumpang reguler.

“Customized, sangat customized, sangat fleksibel,” kata Bobby mengenai konsep perjalanan Nusantara Explorer.

Dendy mencontohkan perjalanan dapat dirancang untuk tujuan tertentu, termasuk perjalanan pulang-pergi dalam satu kota atau rute dengan pemberhentian khusus untuk menikmati panorama. KAI juga melihat peluang menjadikan stasiun-stasiun kecil yang memiliki nilai sejarah sebagai titik pemberhentian wisata.

Konsep perjalanan tersebut memperluas pilihan wisata berbasis kereta, terutama karena perjalanan dapat dirancang mengikuti potensi destinasi di sepanjang jalur rel.

VP Corporate Communication KAI Anne Purba sebelumnya menjelaskan Nusantara Explorer merupakan kereta wisata, bukan kereta reguler. Layanan tersebut dapat digunakan untuk open trip maupun charter, mengikuti pola layanan kereta wisata lainnya.

Kabin Tidur hingga Grand Restaurant

Kereta wisata Nusantara Explorer KAI disiapkan dengan kabin tidur, menawarkan tiga kategori kabin tidur, yakni Signature Class, Advance Class, dan Compact Class (foto:kaiwisata.id)

Nusantara Explorer menawarkan tiga kategori kabin tidur, yakni Signature Class, Advance Class, dan Compact Class dengan total kapasitas 36 pelanggan. Kereta ini juga dilengkapi lounge berkapasitas 55 pelanggan yang menyediakan area bersantai, bar, hiburan, piano, sistem audio, serta jendela panorama.

Baca Juga:  Selorejo Run Challenge 2026 Dorong Sport Tourism dan Kampanye Lingkungan

Selain itu terdapat Grand Restaurant dan Kitchen & Crew untuk mendukung layanan kuliner selama perjalanan. Interiornya mengangkat karakter Indonesia melalui elemen wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, serta motif Bali.

Jika dirangkaikan dengan dua kereta Panoramic, kapasitas rangkaian dapat mencapai 112 penumpang. Sementara dalam konfigurasi satu gerbong Nusantara Explorer tanpa tambahan kereta Panoramic, kapasitas kabin tidurnya mencapai 36 pelanggan.

KAI juga telah menjalani proses sertifikasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Uji pertama dilakukan pada 1–4 September 2026 sebagai bagian dari persiapan sebelum layanan komersial.

Dengan konsep tersebut, Nusantara Explorer diposisikan bukan sekadar sarana transportasi, melainkan bagian dari pengalaman wisata. Perjalanan, akomodasi di dalam kereta, kuliner, panorama, dan kunjungan ke titik wisata dirancang menjadi satu pengalaman perjalanan.

Informasi mengenai tarif resmi, mekanisme pemesanan, rute, jadwal, dan komposisi akhir rangkaian tetap menunggu pengumuman KAI setelah seluruh aspek operasional dinyatakan siap.

Konsep perjalanan wisata dengan kereta tersebut juga berkaitan dengan sejarah perkembangan pariwisata Indonesia, khususnya upaya menggabungkan moda transportasi dengan pengalaman destinasi.