Healing tipis-tipis mulai menjadi tren di masyarakat saat ini. Selain cocok untuk kaum mendang-mending, Anda bisa mencoba lima ide liburan minim bujet berikut untuk agenda akhir pekan selanjutnya.
Apa Saja Konsep Liburan Anti-Mainstream?
Konsep liburan anti-mainstream kini mulai banyak digemari oleh berbagai kalangan. Tidak hanya itu, satu persatu tren liburan antimainstream mencuat ke permukaan lewat media sosial.
Bagi traveler yang sedang mencari ide liburan minim bujet, Anda dapat membaca artikel ini sebagai referensi. Selain murah, ide alternatif tersebut tentu membuat media sosial Anda semakin berwarna.
1. Book-Cation
Book-cation adalah pilihan liburan yang tepat jika Anda tipe orang introvert yang energinya habis karena menghadapi manusia setiap hari. Melalui konsep ini, Anda bisa menghilang di antara ribuan buku.
Anda dapat mencari perpustakaan modern milik pemerintah yang arsitekturnya sudah keren dan super nyaman, atau toko buku independen kecil yang mempunyai pojok baca tenang. Setelah itu, Anda bisa mematikan ponsel, mengambil satu buku yang belum pernah dibaca, dan menghabiskan waktu 3-4 jam di sana sendirian.
Aroma buku, suasana yang tenang, dan fokus membaca tanpa distraksi gawai terbukti secara ilmiah mampu menurunkan detak jantung serta meredakan kecemasan dalam hitungan menit.
2. Soundscape Traveling
Soundscape traveling mengajak Anda mengubah fokus liburan dari apa yang dilihat menjadi apa yang didengar. Perlu diketahui, kebisingan suara motor dan klakson kota merupakan salah satu pemicu stres bawah sadar terbesar.
Anda bisa pergi ke taman kota yang rimbun, tepi sungai, atau area persawahan di pinggir kota sepagi mungkin. Duduklah, tutup mata Anda, dan fokuslah mendengarkan gesekan daun yang tertiup angin, gemercik air, atau kicauan burung liar, bahkan Anda juga bisa merekam suara-suara tersebut di ponsel.
Suara alam asli bertindak sebagai white noise alami yang mampu mereset otak yang kelelahan akibat stimulasi digital berlebih. Rekamannya bahkan dapat Anda pakai untuk pengantar tidur di hari kerja.
3. Wisata Pasar Subuh atau Snackvacation
Wisata pasar subuh menawarkan pengalaman menyegarkan saat Anda mulai penat dengan rutinitas kantor. Melihat rutinitas manusia lain yang benar-benar berbeda mampu memberikan perspektif baru.
Anda bisa bangun jam 5 pagi saat udara masih dingin, lalu pergi ke pasar subuh terdekat di kota Anda. Di sana, Anda dapat menikmati riuhnya transaksi, aroma kopi tubruk dari warung tenda, serta berburu jajanan pasar tradisional yang masih hangat dan baru matang dari kukusan.
Pasar subuh penuh dengan energi kehidupan dan optimisme yang jujur. Pulang dari sana jam 7 pagi, Anda akan merasa hari berjalan sangat panjang dan produktif, ditambah perut yang kenyang dengan modal belasan ribu rupiah saja.
4. Backyard Camping
Backyard camping menjadi solusi bagi Anda yang ingin merasakan sensasi tidur di alam tetapi malas menyetir jauh ke gunung, malas membayar lahan kemah, atau takut toiletnya kotor. Anda cukup memindahkan gunung ke rumah sendiri.
Jika Anda mempunyai halaman belakang rumah atau bahkan di balkon dan area rooftop, Anda bisa mendirikan tenda kecil di sana. Bawa kasur lipat, selimut tebal, lampu hias bertenaga baterai, dan nikmati malam dengan menyeduh cokelat hangat di bawah langit malam.
Mengubah fungsi ruang yang biasa Anda lihat setiap hari menjadi tempat petualangan baru memberikan efek psikologis kabur dari rutinitas yang instan tanpa drama logistik.
5. Pet-Healing Trip
Pet-healing trip merupakan agenda liburan yang berpusat pada hewan, sangat cocok bagi Anda yang pencinta hewan tetapi tidak bisa memeliharanya di rumah. Alih-alih pergi ke dog atau cat cafe komersial yang kadang ramai antrean, Anda bisa mencoba menjadi relawan selama satu hari atau sekadar berkunjung ke animal shelter lokal.
Di sana, Anda dapat membantu memberi makan, memandikan, atau sekadar mengajak anjing dan kucing bermain. Berinteraksi serta menyentuh hewan terbukti secara medis memicu ledakan hormon oksitosin dan dopamin sebagai hormon kebahagiaan.
Sebagai bonus, Anda akan pulang dengan perasaan bermakna karena sudah membantu makhluk lain.
















