SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Perum Bulog Cabang Malang merealisasikan pengadaan beras sebanyak 83.533 ton hingga 8 Oktober 2026. Capaian tersebut mencapai 109,80 persen dari target tahun ini sebesar 76.079 ton, meski Bulog tetap melanjutkan penyerapan selama harga beras berada dalam kisaran Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Pemimpin Bulog Cabang Malang M. Nurjuliansyah Rachman mengatakan, capaian yang telah melampaui target tidak menghentikan upaya penyerapan beras dari petani.
“Meski telah melampaui target, kami tetap menyerap beras asal harganya masih dalam kisaran HPP,” ujar Nurjuliansyah, Jumat (9/10/2026).
Pengadaan Beras Bulog Nasional Tembus 4,1 Juta Ton
Capaian Bulog Malang sejalan dengan realisasi pengadaan beras secara nasional. Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyebut pengadaan beras untuk penugasan pemerintah atau Public Service Obligation (PSO) mencapai 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026.
Jumlah tersebut setara dengan 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton. Menurut Ahmad, realisasi itu menjadi capaian pengadaan tertinggi sejak Bulog berdiri.
Angka tersebut juga melampaui pengadaan sepanjang 2025 yang mencapai 3.191.969 ton setara beras. Sebelumnya, capaian pengadaan terbesar Bulog tercatat pada 2012, dengan jumlah sekitar 3,65 juta ton.
Ahmad menjelaskan, pengadaan beras bertujuan menyerap hasil panen petani sekaligus memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Bulog menjalankan penyerapan melalui jaringan di berbagai sentra produksi dengan melibatkan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, dan pihak terkait lainnya.
Penyerapan Beras Diperkuat untuk Menjaga Stok Pemerintah
Sepanjang 2026, Bulog mengoptimalkan pembelian beras di tingkat produksi, menyiapkan fasilitas penyimpanan dan pergudangan, serta mempercepat penyerapan ketika panen berlangsung.
Langkah tersebut diarahkan untuk membantu penyerapan hasil panen petani sekaligus menjaga ketersediaan beras dalam cadangan pemerintah.
Ahmad menyebut capaian nasional tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat dan daerah, petani, penyuluh, TNI, serta mitra kerja Bulog. Ia menegaskan, keberhasilan melampaui target harus menjadi dorongan untuk terus memperkuat ketahanan pangan.
Di Malang, realisasi yang mencapai 83.533 ton menunjukkan pengadaan telah melampaui sasaran tahunan. Namun, Bulog Cabang Malang tetap mengaitkan kelanjutan penyerapan dengan harga beras yang sesuai ketentuan HPP.














