SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Mahasiswa Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) mengajak warga Sumberwangi, Dusun Borogragal, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, membuat pestisida nabati dari daun pepaya. Kegiatan pada Sabtu (12/9/2026) ini bertujuan membantu warga mengatasi hama kutu kebul dan lalat buah sekaligus mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.
Program tersebut merupakan bagian dari STeM Mengabdi (SEMAI) 2026. Mahasiswa memberikan edukasi dan mengajak masyarakat mempraktikkan langsung pengolahan daun pepaya menjadi pestisida nabati yang bahan bakunya mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Koordinator desa, Naufal Arfiyan Prayoga, mengatakan kegiatan ini diharapkan mendorong warga memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengendalian hama tanaman.
“Harapan kami, dengan hadirnya kegiatan edukasi dan praktik pembuatan pestisida nabati dari daun pepaya ini, warga bisa mengurangi ketergantungan dalam penggunaan pestisida kimia dan beralih pada pestisida alami yang bahannya mudah ditemukan serta cara pembuatannya yang relatif mudah,” ujarnya.
Daun Pepaya Jadi Alternatif Pengendalian Hama
Kutu kebul dan lalat buah masih menjadi kendala bagi kegiatan pertanian warga Sumberwangi. Hama tersebut dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan memengaruhi hasil panen.
Mahasiswa UB memilih daun pepaya sebagai bahan pestisida nabati yang dapat diolah secara mandiri. Melalui pemaparan materi dan praktik bersama, warga mengikuti tahapan pembuatan mulai dari persiapan bahan hingga pengolahannya.
Setelah praktik selesai, warga membawa pulang pestisida nabati yang telah dibuat. Bahan tersebut perlu didiamkan selama satu hari sebelum diaplikasikan pada tanaman, sesuai tahapan yang disampaikan dalam kegiatan.
Praktik langsung ini membantu warga memahami proses pembuatan sekaligus mengenali potensi pemanfaatan tanaman yang tersedia di sekitar mereka.
Brosur Diharapkan Jaga Keberlanjutan Program
Untuk mendukung penerapan pengetahuan setelah kegiatan berakhir, mahasiswa membagikan brosur berisi bahan, tahapan pembuatan, dan manfaat pestisida nabati dari daun pepaya.
Brosur tersebut diharapkan menjadi panduan bagi warga yang ingin membuat pestisida secara mandiri. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh melalui program SEMAI 2026 dapat terus dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
Melalui edukasi dan praktik ini, mahasiswa UB mendorong warga Sumberwangi mengeksplorasi alternatif pengendalian hama berbahan alami. Pemanfaatannya diharapkan membantu masyarakat mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, dengan tetap memperhatikan cara penggunaan yang tepat.














