Ucapan Idul Adha - Pemkab Malang

Ketua DPRD Kota Malang Minta Maaf kepada Massa Aksi, Akui Kebijakan Pemerintah Timbulkan Keresahan

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada massa aksi yang menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (15/6/2026).

Di hadapan ribuan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam aksi bertajuk Indonesia Gawat Darurat, Amithya mengaku memahami keresahan yang muncul akibat sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum berjalan sempurna.

Iklan

“Kami mengucapkan terima kasih karena teman-teman terus mengingatkan kami sebagai bagian dari pemerintah daerah untuk selalu mengevaluasi diri, memperbaiki, dan menyempurnakan kerja-kerja kami,” kata Mia, sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mia secara khusus menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kebijakan yang dinilai telah mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Saya sebagai salah satu pimpinan DPRD Kota Malang menyampaikan mohon maaf sebesar-besarnya atas keresahan yang harus teman-teman alami selama beberapa waktu terakhir ini akibat adanya kebijakan-kebijakan yang tidak sempurna,” ujarnya.

Ia menilai sejumlah kebijakan yang dijalankan pemerintah memang memerlukan evaluasi menyeluruh. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui jalur resmi yang dimiliki pemerintah daerah.

“Kami berharap dengan kapasitas yang kami miliki di daerah, kami mampu mendistribusikan seluruh aspirasi teman-teman kepada pemerintah pusat yang saat ini menjalankan berbagai kebijakan tersebut,” tuturnya.

Mia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Malang telah melakukan evaluasi sejak awal terhadap sejumlah program yang menuai kritik dari masyarakat. Bahkan, Pemkot disebut telah membentuk satuan tugas untuk mengawal pelaksanaan berbagai kebijakan agar berjalan lebih baik.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Amithya mengakui bahwa berbagai catatan dan keluhan yang disampaikan masyarakat selama ini telah menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.

“Esensi dari MBG yang saat ini dikeluhkan teman-teman sebenarnya sudah banyak memperoleh evaluasi dari kami,” katanya.

Menutup pernyataannya, Mia kembali menegaskan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Malang atas berbagai persoalan yang terjadi.

“Intinya kami meminta maaf sebagai perwakilan teman-teman semua yang ada di Pemerintahan Kota Malang,” ucapnya.

Iklan
Iklan
Iklan