RAJA Brawijaya 2026, UB Kenalkan Green Campus hingga Ekonomi Sirkular

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) meluncurkan Short Course Online Green Campus & Sustainability dalam rangkaian hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) RAJA Brawijaya 2026, Selasa (11/8/2026). Program ini memberi kesempatan mahasiswa mempelajari keberlanjutan, ekonomi sirkular, hingga Environmental, Social, and Governance (ESG) secara daring.

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari materi tentang operasional universitas, Green Campus, serta Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang diberikan kepada mahasiswa baru.

Mahasiswa Baru UB Dikenalkan dengan Operasional dan Budaya Keselamatan

Sekretaris Universitas Brawijaya Dr. Tri Wahyu Nugroho, S.P., M.Si. menyampaikan materi mengenai penyelenggaraan operasional UB. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai divisi dan unit beserta perannya dalam mendukung kegiatan akademik maupun nonakademik.

Materi tersebut juga mengenalkan komitmen UB dalam membangun lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berkelanjutan melalui penerapan Green Campus dan K3L.

Mahasiswa diajak memahami bahwa keberlanjutan dan keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab unit tertentu. Mereka juga memiliki peran dalam menjaga lingkungan serta menerapkan budaya keselamatan selama menjalani kehidupan perkuliahan.

Short Course Green Campus Punya Empat Chapter Pembelajaran

Kepala UPT UB Green Campus, Prof. Sri Suhartini, S.TP., M.Env.Mgt., Ph.D., memperkenalkan Short Course Online Green Campus & Sustainability pada rangkaian kegiatan tersebut.

BACA JUGA  Hardiknas 2026 Digelar di Sekolah, Wali Kota Malang Tegaskan Arah Pendidikan Berkualitas

Program pembelajaran daring ini dirancang agar mahasiswa dapat belajar secara fleksibel. Materinya terbagi menjadi empat chapter, yaitu Green Campus, Sustainable Development Goals (SDGs), ekonomi sirkular, serta Environmental, Social, and Governance (ESG).

Setiap chapter dilengkapi video, modul, dan kuis. Dengan format tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga dapat mengukur pemahaman melalui rangkaian evaluasi pembelajaran.

Peserta kemudian diarahkan mengerjakan proyek akhir berupa video kampanye hijau. Mahasiswa yang menyelesaikan seluruh materi dan proyek akhir akan memperoleh sertifikat resmi dari UPT UB Green Campus.

Program tersebut dapat diikuti mahasiswa hingga 15 Desember 2026. Dengan demikian, mahasiswa memiliki waktu untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran secara bertahap di sela aktivitas perkuliahan.

UB Dorong Mahasiswa Terapkan Konsep Keberlanjutan

Prof. Sri Suhartini mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan konsep keberlanjutan kepada mahasiswa. UB juga ingin mendorong implementasi prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.

Short Course Online Green Campus & Sustainability ini bertujuan untuk meningkatkan implementasi keberlanjutan di Universitas Brawijaya sekaligus meningkatkan reputasi UB sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap keberlanjutan,” ujar Sri Suhartini.

BACA JUGA  Bupati Malang Siapkan Surat Edaran Larangan Pelajar SMP Naik Motor

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan pengetahuan tentang keberlanjutan dengan praktik nyata. Proyek kampanye hijau juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan mengenai lingkungan secara kreatif.

Program ini sekaligus memperkuat pengenalan mahasiswa baru terhadap budaya kampus yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik. UB mendorong mahasiswa ikut membangun ekosistem kampus yang aman, sehat, dan berkelanjutan sejak awal masa perkuliahan.

Iklan
Iklan