TPT Desa Sidodadi Dikebut, Pemkab Malang Antisipasi Longsor Musim Hujan

Pembangunan tembok penahan tanah di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, untuk mengantisipasi longsor. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga ( DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma (Foto: Ist/suaramalang.com)

SUARAMALANG.COM, MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) mempercepat pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan. Pembangunan tersebut ditargetkan rampung sebelum musim penghujan untuk mengantisipasi potensi longsor di kawasan tersebut.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan percepatan pembangunan TPT Desa Sidodadi menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi musim hujan. TPT diharapkan dapat menahan pergerakan tanah dan mengurangi risiko longsoran di lokasi yang dinilai rawan.

“Pembangunan TPT itu memang untuk mengantisipasi longsor pada musim penghujan, jadi harus segera sebelum hujan tiba karena untuk menahan longsoran,” kata Khairul Isnaidi Kusuma, yang akrab disapa Oong.

TPT Dikebut Sebelum Hujan

Pembangunan TPT dilakukan pada kawasan Desa Sidodadi yang memiliki kondisi tanah rawan longsor ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Karena itu, penyelesaian konstruksi menjadi perhatian agar fungsi penahan tanah dapat bekerja sebelum curah hujan meningkat.

Kepala Desa Sidodadi Soelan menyambut pembangunan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Malang, khususnya DPUBM, karena pembangunan TPT dinilai penting bagi keamanan warga di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Dinas PUBM, yang telah membangun tembok penahan tanah di wilayah Desa Sidodadi,” kata Soelan saat ditemui awak media, Sabtu (3/10/2026).

Baca Juga:  Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Hari Ini, Berikut Agendanya di Malang

Menurut Soelan, warga sebelumnya menghadapi kekhawatiran terhadap ancaman longsor ketika musim hujan tiba. Dengan adanya TPT, masyarakat berharap kondisi kawasan menjadi lebih aman saat hujan turun.

“Wilayah ini memang rawan longsor ketika musim hujan. Alhamdulillah, sekarang sudah dibangun tembok penahan tanah. Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini bisa memberikan manfaat dan keamanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Warga Berharap Infrastruktur Berlanjut

Pembangunan TPT tidak hanya diharapkan berfungsi sebagai penguatan struktur tanah. Warga juga berharap pembangunan infrastruktur di Desa Sidodadi terus berlanjut sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah.

Soelan mengatakan masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur yang perlu ditangani secara bertahap. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat di Desa Sidodadi dapat terus berjalan.

“Kami berharap ke depan ada pembangunan infrastruktur lainnya yang bisa dilanjutkan di wilayah Desa Sidodadi, sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tuturnya.

Harapan serupa disampaikan warga sekitar, Mahmudi. Ia menyambut positif pembangunan TPT karena dinilai dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat menghadapi musim hujan.

Baca Juga:  Rotasi Pejabat Polres Malang, Kapolres Tekankan Profesionalisme di Tengah Tantangan Kian Kompleks

“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan ini. Matur suwon kepada Pemerintah Kabupaten Malang. Semoga pembangunan masa depan di Kabupaten Malang, terutama pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, semakin baik,” kata Mahmudi.

Dengan pembangunan TPT tersebut, masyarakat berharap kawasan yang rawan longsor dapat lebih terlindungi ketika musim penghujan tiba. Infrastruktur itu juga diharapkan membantu menjaga keamanan aktivitas warga di sekitar lokasi.

Perkembangan pembangunan dan infrastruktur di wilayah Kabupaten Malang dapat diikuti melalui kanal Kabupaten Malang SUARAMALANG.COM. Secara umum, tembok penahan berfungsi menahan tekanan tanah pada area tertentu agar kestabilan lereng dapat lebih terjaga.