UMM Grand Voyage, Mendorong  Penguatan Internal dan Tiga Pilar Excellent Solution Center

SUARAMALANG.COM, Kota Malang-– Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memasuki fase baru pengembangan institusi melalui gagasan UMM Grand Voyage, sebuah perjalanan besar untuk memperkuat kapasitas internal kampus sekaligus memperluas kontribusi kepada Muhammadiyah, umat, masyarakat dan bangsa Indonesia.

Gagasan tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., dalam rangkaian Wisuda ke-122 UMM yang berlangsung di Hall Dome UMM, Malang, senin (17/8/2026).

Nazaruddin menegaskan, perjalanan UMM hingga berada pada posisi saat ini tidak terlepas dari proses panjang yang penuh tantangan. Karena itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk melanjutkan perjuangan dan memperkuat peran UMM di tengah masyarakat.

“UMM Grand Voyage telah melalui perjalanan panjang yang berliku,” ujar Nazaruddin.

Menurutnya, UMM ke depan tidak cukup hanya menjadi institusi pendidikan yang kuat secara akademik. Kampus juga harus memiliki kekuatan internal organisasi yang sistematis agar mampu berbicara dan memberikan kontribusi di berbagai forum serta tingkatan.

Memperkuat Organisasi Jauhi Kepentingan Pribadi

Nazaruddin menempatkan penguatan internal organisasi sebagai salah satu agenda penting dalam perjalanan UMM Grand Voyage.

Ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi harus diarahkan untuk kepentingan bangsa, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Salah satu canangan penting yang pada hari ini akan kita wujudkan adalah membangun kekuatan internal organisasi UMM secara sistematis untuk bisa berbicara di berbagai forum, di berbagai tingkatan, dan memberikan sumbangsih kepada kepentingan bangsa semata-mata, jauh dari kepentingan pribadi, jauh dari kepentingan golongan,” tegasnya.

Menurut Nazaruddin, prinsip tersebut sejalan dengan cita-cita besar Muhammadiyah, yakni menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi kepentingan masyarakat dan bangsa.

Ia menekankan bahwa kekuatan internal organisasi tidak mungkin dibangun secara instan.

“Kekuatan internal organisasi bukanlah diperoleh dalam jangka pendek, tetapi sesuatu yang terus harus dipupuk, disemaikan, ditumbuhkan sedemikian rupa, agar masyarakat banyak dapat menikmati berkah dan manfaatnya,” jelasnya.

UMM Grand Voyage Buka Ruang Kreativitas dan Inovasi

Baca Juga:  Mantap, Tahun 2025 SMAN 2 Kota Malang Ukir 279 Prestasi, Komite Dukung Penuh

Memasuki perjalanan institusi yang semakin matang, UMM Grand Voyage diharapkan menjadi ruang yang lebih luas bagi seluruh sivitas akademika dan ekosistem kampus untuk mengembangkan kreativitas serta inovasi.

Nazaruddin ingin setiap unsur di lingkungan UMM memiliki ruang untuk menghasilkan gagasan dan terobosan yang tidak hanya memperkuat universitas, tetapi juga memberikan dampak lebih luas.

“Grand Voyage, perjalanan di usia yang sangat mature ini, yang sangat matang ini, kita harapkan membuka ruang luas bagi seluruh civitas academica dan ekosistemnya untuk mengembangkan seluas-luasnya daya kreatif dan daya inovasinya,” katanya.

Ruang kreativitas tersebut diarahkan untuk membangun UMM sekaligus memperkuat kontribusi Muhammadiyah dan umat secara umum.

Dengan demikian, transformasi UMM tidak hanya dipandang dari sisi pertumbuhan institusi, tetapi juga dari seberapa besar kampus mampu melahirkan solusi dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Tiga Pilar Excellent Solution Center

Untuk menerjemahkan gagasan tersebut ke dalam arah pengembangan yang lebih konkret, Nazaruddin mencanangkan tiga pilar utama yang disebut Excellent Solution Center.

UMM diarahkan menjadi pusat layanan unggul yang mampu memberikan pelayanan terbaik, baik bagi kebutuhan internal universitas maupun kepada masyarakat luas.

“UMM haruslah menjadi Service Excellence Hub yang sangat kokoh dan bagus di dalam melayani dirinya sendiri maupun melayani masyarakat luas,” ujarnya.

Pilar kedua adalah Industrial and Business Partnership. Melalui pilar ini, UMM didorong untuk semakin aktif membangun kemitraan dengan dunia industri dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan melahirkan terobosan baru yang dapat menjawab persoalan nyata sekaligus memberikan manfaat bagi kepentingan bangsa.

Sementara pilar ketiga adalah Talent Incubator Pool, yang dalam pengembangan konsep UMM juga disebut sebagai Talent Incubator Hub.

Melalui pilar tersebut, UMM diarahkan menjadi ruang pembinaan dan pengembangan talenta terbaik bangsa.

“UMM haruslah menjadi Talent Incubator Pool, tempat mendidik putra-putri kader-kader bangsa terbaik yang nantinya akan menjawab tantangan masa depan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutur Nazaruddin.

Baca Juga:  UMM Open Karate Championship 2026 Targetkan 1.200 Atlet, Siapkan Golden Ticket Kuliah

Konsep tiga pilar tersebut juga sejalan dengan arah transformasi UMM yang sebelumnya disampaikan dalam publikasi resmi universitas, yakni pengembangan Service Excellence Hub, Industrial and Business Partnership, serta Talent Incubator Pool. (Universitas Muhammadiyah Malang.

Dari Kampus untuk Solusi Bangsa

Nazaruddin menegaskan, tiga pilar Excellent Solution Center tersebut menjadi bagian dari upaya menempatkan UMM bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai ekosistem yang mampu menghasilkan solusi.

Model tersebut menghubungkan kekuatan pelayanan internal, kolaborasi dengan industri dan masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia unggul.

Dengan fondasi itu, UMM Grand Voyage diarahkan menjadi perjalanan institusi yang berorientasi jangka panjang: memperkuat organisasi dari dalam, memperluas jejaring ke luar, sekaligus memastikan setiap kekuatan yang dimiliki kampus dapat dikonversi menjadi manfaat bagi masyarakat.

Konsep tersebut semakin relevan di tengah perubahan teknologi dan tantangan global yang menuntut perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga mampu menjadi pusat inovasi dan solusi.

Dalam momentum Wisuda ke-122 UMM, pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa perjalanan UMM ke depan tidak berhenti pada pencapaian akademik. UMM dituntut terus memperkuat ekosistemnya agar mampu melahirkan talenta unggul, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa.

UMM Grand Voyage pun diproyeksikan bukan sekadar perjalanan menuju kebesaran institusi, tetapi perjalanan untuk menjadikan UMM sebagai kekuatan pendidikan, inovasi dan kemaslahatan yang semakin berdampak bagi Indonesia.

Pewarta: *Halim Ali

Iklan
Iklan