Skandal di Balik Birokrasi, Ajudan Bupati dan Staf Bapenda Terseret Isu Perselingkuhan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Kasus dugaan perselingkuhan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendadak menjadi sorotan publik dan perbincangan hangat di internal pemerintahan.

Skandal ini disinyalir melibatkan oknum ajudan Bupati Malang berinisial AD dan seorang staf Bagian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Bapenda berinisial SM.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus tersebut mulai mencuat setelah suami SM melayangkan laporan resmi ke pihak Inspektorat Kabupaten Malang.

Laporan itu dibuat menyusul dugaan hubungan terlarang yang dijalin oleh istrinya dengan sang ajudan bupati.

Kendati laporan aduan telah diserahkan kepada instansi pengawasan internal, penanganan kasus ini dikabarkan mandek.

Muncul dugaan di lingkungan Pemkab Malang bahwa laporan tersebut sengaja diabaikan atau ditutup-tutupi demi menjaga nama baik dan reputasi AD sebagai orang dekat kepala daerah.

Baca Juga:  Jadwal Sholat & Imsakiyah Malang Hari Ini 24 Februari 2026, Jangan Sampai Telat Buka Puasa

Lambannya penanganan serta kesan pembiaran terhadap laporan dugaan pelanggaran etik berat ini justru membuat polemik semakin meluas.

Kasus yang awalnya tertutup di tingkat internal kini menjadi pembicaraan publik dan memicu sorotan tajam terkait integritas serta penegakan disiplin aparatur di lingkungan Pemkab Malang.

Saat dikonfirmasi, Plt Inspektur Kabupaten Malang Arrie Hendrawan mengaku belum mengetahui secara resmi terkait laporan tersebut. Namun, dia tak menampik jika desas-desus itu memang muncul.

“Kalau laporan resmi, saya belum tahu ada suratnya. Kalau memang ada suratnya, tentu sudah ada agenda pemanggilan. Tapi saya sempat dengar kabarnya dari rekan-rekan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya W, menegaskan bila  ada pengaduan dan bukti-bukti terkait kinerja tidak benar stafnya yang akan di BAP, sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Krisis Air Bersih Dijawab, Tirta Kanjuruhan Bangun SPAM Besar di Malang Selatan

” Selanjutnya kita laporkan BKPSDM dan Inspektorat, “ujarnya kepada suaramalang.com, Rabu malam ( 02/09/2026)

Iklan
Iklan